Sunaryo dan Sugianto, Porter di Stasiun Cirebon, terdampak aturan larangan mudik. Medcom.id/ Ahmad Rofahan
Sunaryo dan Sugianto, Porter di Stasiun Cirebon, terdampak aturan larangan mudik. Medcom.id/ Ahmad Rofahan

Sejumlah Porter di Cirebon Banting Setir karena Sepi Pemudik

Nasional Mudik Lebaran Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Ahmad Rofahan • 04 Mei 2021 16:40
Cirebon: Pengetatan dan larangan mudik pada lebaran tahun ini turut berdampak terhadap ratusan porter di Stasiun Cirebon, Jawa Barat. Pendapatan hariannya menurun drastis, bahkan mereka juga terkadang tidak bisa pulang membawa rupiah karena minimnya jumlah penumpang yang naik kereta api.
 
Untuk bisa menutupi kebutuhan rumah tangganya, para porter terpaksa harus mencari pekerjaan lain.
 
"Tawaran apa saja saya terima. Pernah diajak jadi kuli bangunan dan nyawah," kata salah seorang porter, Sugianto, di Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 4 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pelarangan Mudik, Jumlah Penumpang Bus di Solo Turun
 
Sugianto terpaksa nyambi menjadi kuli bangunan. Terkadang ia juga ikut menggarap sawah milik warga sekitar rumahnya.
 
Menurutnya menjadi porter pada kondisi saat ini tidak bisa diharapkan. Apalagi sebentar lagi ada larangan mudik yang membuat kereta api reguler tidak beroperasi.
 
Hal serupa juga disampaikan Sunaryo, porter senior di Stasiun Cirebon, bernasib sama seperti Sugianto. Selama 14 tahun menjadi porter, Sunaryo mengaku baru kali ini mengalami kondisi seperti ini.
 
Sunaryo juga terpaksa mencari pekerjaan untuk menunjang penghasilannya. Saat ini, Sunaryo juga dipercaya untuk menjadi keamanan keliling disalah satu perumahan di Cirebon.
 
Karena menurut Sunaryo, dengan jumlah penumpang kereta yang menurut cukup signifikan, ditambah jumlah porter yang ada di Stasiun Cirebon yang cukup banyak, membuat penghasilan sebagai porter saat ini tidak bisa diandalkan.
 
"Ada sekitar 120 porter di stasiun ini (Cirebon), tapi jumlah penumpangnya sedikit," ungkap Sunaryo.
 
Ia tidak kecewa dengan adanya kebijakan mudik yang diterapkan oleh pemerintah. Karena Sunaryo juga memahami tujuan dari kebijakan tersebut. Sunaryo hanya berharap pandemi covid 19 ini bisa segera berakhir. Agar segala aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
 
"Semoga segera berakhir covidnya," jelas Sunaryo.
 

 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif