RS Ummi. Medcom/Rizky
RS Ummi. Medcom/Rizky

Polisi Panggil 10 Saksi Terkait RS Ummi

Nasional Virus Korona Rizieq Shihab protokol kesehatan Bima Arya Sugiarto
P Aditya Prakasa • 30 November 2020 12:42
Bandung: Polisi mulai menyelidiki laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor terkait dugaan penghalangan upaya penanganan oleh pihak RS Ummi. Sejumlah saksi akan dimintai keterangan untuk klarifikasi peristiwa tersebut.
 
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol CH Patoppoi mengatakan, sebanyak 10 saksi akan dipanggil oleh penyidik. Salah satu saksi adalah menantu dari Rizieq Shihab.
 
"Satu menantu MR (Muhammad Rizieq), kemudian dua dari Mer-C yang katanya melakukan swab, dan tujuh dari rumah sakit," kata Patoppoi di Markas Polda Jawa Barat, Senin, 30 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Satgas Covid-19 Kota Bogor Cabut Laporan RS Ummi
 
Patoppoi mengatakan, ke-tujuh orang dari RS Ummi tersebut yang dipanggil mulai dari direktur hingga perawat. Pemanggilan ini dalam kapasitas klarifikasi atas laporan polisi dengan nomor LP/650/XI/2020/JBR/Polresta Bogor Kota. Dalam laporan tersebut terlapor disebutkan merupakan Dirut RS Ummi Andi Tatat.
 
"Kita secepatnya penyelidikan setelah selesaa akan ditingkatkan melalui mekanisme gelar apakah bisa ditingkatkan," kata Patoppoi. 
 
Dia mengatakan, undangan klarifikasi tersebut telah dilayangkan sejak Sabtu lalu. Mereka diundang untuk datang ke Markas Polresta Bogor hari ini. 
 
"Yang sepuluh (orang), Sabtu kemarin sudah diundang untuk klarifikasi hari ini. Kita harap kooperatif, kita ingin secepatnya sama-sama mengetahui siapa yang bertanggung jawab," kata dia.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif