NEWSTICKER
Petugas saat sedang menginterogasi keempat pelaku di kantor Satpol PP Palembang, Senin 13 Januari 2020. Foto: Istimewa
Petugas saat sedang menginterogasi keempat pelaku di kantor Satpol PP Palembang, Senin 13 Januari 2020. Foto: Istimewa

Pembuang 7 Karung Kulit Durian ke Sungai Musi Ditangkap

Nasional sampah lingkungan hidup
Gonti Hadi Wibowo • 13 Januari 2020 18:12
Palembang: Tim gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menangkap empat pelaku yang membuang sampah kulit durian di sungai Musi dari atas jembatan Musi IV pada, Senin, 13 Januari 2020. Keempat pelaku terancam sanksi tiga bulan kurungan atau denda sebesar Rp50 juta.
 
Kepala Satpol PP Kota Palembang GA Putra Jaya mengatakan pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) meringkus keempat pelaku di terminal pasar Lemabang, Senin 13 Januari 2020 pukul 08.00 WIB.
 
Penangkapan pelaku tersebut setelah mendapatkan instruksi dari Sekda Palembang Ratu Dewa yang telah menerima laporan video dari Media Sosial (Medsos) bahwa dua pelaku membuang kulit durian dengan menggunakan angkot rute Lemabang–Sayangan pada Minggu 12 Januari 2020 malam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah menerima laporan kami bersama Dishub Palembang melacak nomor lambung angkot dan menangkap 4 pelaku yakni Agus Harianto, sebagai sopir mobil, Ade Rio sebagai kondektur, Nevri sebagai pemilik angkot, dan Ari Juliansah sebagai penjual durian di kawasan Pasar Kuto,” jelasnya.
 
Menurut keterangan pelaku, sang sopir Agus Harianto baru pertama kali membuang sampah tujuh karung kulit durian ke Sungai Musi dengan mendapatkan upah Rp20 ribu.
 
“Keempat pelaku tersebut akan dikenakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah dengan sanksi tiga bulan kurungan atau denda sebesar Rp50 juta,” jelasnya.
 
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Palembang untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan.
 
“Jika masyarakat masih membuang sampah sembarangan tidak akan lagi diberikan imbauan tetapi akan langsung diberikan sanksi,” pungkasnya.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif