Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Empat Kelurahan di Semarang Rawan Kekeringan

Nasional kemarau dan kekeringan
Mustholih • 12 Juli 2019 11:59
Semarang: Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, menyatakan tidak menaruh perhatian khusus terhadap potensi kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Meski masih ada wilayah yang dilanda kekeringan, namun jumlahnya relatif sedikit dibanding daerah-daerah lain di kabupaten/kota se-Jateng.
 
"Musim kemarau ini di Jateng banyak sekali lokasi rawan kekeringan. Tapi di Semarang masalah kekeringan tidak ada perhatian khusus. Kekeringan di Semarang masih bisa teratasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang, Agus Hermunanto, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Menurut Agus, daerah rawan kekeringan di Semarang berada di Kelurahan Deliksari, Rowosari, Mijen, dan Tembalang. Namun, di empat kelurahan itu, warga yang terdampak kekeringan relatif sedikit. "Hanya terjadi di dua atau tiga RT. Hal semacam itu masih bisa teratasi dengan baik," ujar Agus menegaskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sehingga, kata Agus, kiriman air bersih untuk warga-warga yang mengalami kekeringan tidak sebanyak daerah-daerah lain di luar Semarang. Bahkan, tahun lalu, selama musim kemarau, Pemerintah Kota Semarang hanya memasok 20 tangki air bersih bagi warga.
 
"Pasokan air bersih tahun ini baru kirim enam tangki. Kalau di daerah-daerah lain ada yang 50, tangki, 70 tangki. Bahkan sudah ada yang 100 tangki. Kita tetap siapkan bantuan air bersih walaupun dengan volumi kecil. Kota Semarang daerah rawan kekeringan volumenya sangat sedikit," ungkap Agus.
 
Agus menyatakan Semarang bisa menekan potensi angka kekeringan karena berhasil membuat sumur artetis di daerah-daerah rawan. Sumur itu memiliki kedalaman minimal 100 meter dan airnya bisa digunakan untuk makan dan minum warga sehari-hari. "Nah RT yang dikirimi air bersih tahun ini karena sumur artetisnya lagi rusak," jelas Agus.
 
Selain itu, Agus berujar Pemerintah Kota Semarang beberapa tahun lalu sudah mengeluarkan kebijakan untuk pemasangan instalasi air bersih bagi daerah-daerah kekeringan. "Derah-daerah yang kekurangan air bersih, Pak Wali perintahkan PDAM untuk segera membuat instalasi supaya bisa tersalurkan air bersih," jelas Agus.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif