Ilustrasi pembatasan jam malam di sebuah kafe di Kota Surabaya. Foto: Antara/Didik Suhartono
Ilustrasi pembatasan jam malam di sebuah kafe di Kota Surabaya. Foto: Antara/Didik Suhartono

Pemkab Sleman Batasi Jam Malam Tempat Usaha

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 17 Mei 2020 04:00
Sleman: Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatur pembatasan jam operasional tempat usaha selama pandemi covid-19 (korona). Aturan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 38/Kep.KDH/A/2020 tentang Jam Operasional dan Kegiatan Usaha dalam Masa Darurat Covid-19.
 
"Surat ini mengatur operasional sektor usaha dan sejumlah hal yang harus dipenuhi pemilik usaha," kata Bupati Sleman Sri Purnomo dihubungi, Sabtu, 16 Mei 2020.
 
Jam operasional pusat perbelanjaan dan toko swalayan diperbolehkan buka mulai jam 10.00 WIB sampai 20.00 WIB. Adapunjam operasionalpasar rakyat maksimal hingga pukul 13.00 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kecuali aktivitas pasar grosir sayur mayur Prambanan, pasar Gamping, pasar Tempel, Paasar Pakem menyesuaikan kondisi yang telah berjalan," ujarnya.
 
Selain itu, Pemkab Sleman juga mengatur operasional usaha hiburan, seperti taman permainan, warung internet, dan sejenisnya. Tempat usaha itu dibolehkan buka mulai pukul 9.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sementara, usaha salon dan sejenis diberi waktu operasional maksimal hingga pukul 21.00 WIB.
 
"Sementara, usaha kafe, warung makan, restoran, angkringan maksimal buka sampai jam 21.00 WIB dengan mengatur tempat duduk. Setelah pukul 21.00 WIB tidak boleh melayanani makan di tempat. Lalu, usaha pemancingan maksimal buka sampai 21.00 WIB," ujarnya.
 
Sri Purnomo mengatakan, pelaku usaha memiliki kewajiban mengurangi potensi penyebaran virus korona. Pelaku usaha harus memakai masker, sarung tangan, serta menyediakan fasilitas mencuci tangan atau hand sanitizer.
 
Ia menegaskan, Satuan Gugus Tugas Pemkab Sleman untuk Penanganan Covid-19 akan lakukan pemantauan bersama Satpol PP. Bagi pelanggar, akan diberi peringatan tertulis 1X24 jam dan usaha bisa ditutup paksa jika tetap terjadi pelanggaran.
 
"Keputusan berlaku 14 Mei hingga masa darurat covid-19 berakhir," kata dia.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif