NEWSTICKER
Ilustrasi--Pedagang cabai rawit di Pasar Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq)
Ilustrasi--Pedagang cabai rawit di Pasar Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq)

Pasar Sayur Grosir di Malang Kurangi Stok Barang

Nasional Virus Korona
Daviq Umar Al Faruq • 26 Maret 2020 17:45
Malang: Aktivitas jual beli di pasar sayur grosir di Subterminal Agrobisnis (STA) Mantung, Kabupaten, Malang, Jawa Timur lesu. Pasar tak lagi ramai pembeli pascapandemik virus korona.
 
Staf Informasi Harga STA Mantung, Didik Sudiarto, mengungkapkan, atas kondisi itu, stok komoditas beragam sayur pun dikurangi.
 
"Sayur yang masuk ke Mantung saat ini hanya sekitar 150-180 ton per hari. Normalnya, 200-265 ton per hari," ungkapnya, Kamis, 26 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Didik, STA Mantung merupakan pasar sayur grosir terbesar di Jawa Timur. Ada 44 jenis sayur yang dijual di pasar ini guna memenuhi kebutuhan pasar lokal di sejumlah daerah.
 
Baca juga:Rapid Test Covid-19 Diminta Jangkau Petugas Medis Puskesmas
 
Daerah-daerah itu antara lain, Kota Malang, Kabupaten Malang, Surabaya, Kediri, Jombang, Blitar, Tulungagung, Magetan, Tuban, Madiun, Lamongan, Nganjuk, dan Mojokerto. Selain itu, pedagang juga mengirim sayur ke luar Pulau Jawa, dua hingga tiga kali seminggu ke Kalimantan, Ambon, dan Papua.
 
Kendati stok dikurangi, lain, Didik mengaku permintaan sayur ke luar Pulau Jawa tetap normal. Pengiriman ke Kalimantan misalnya, tetap 25-30 ton. Sedangkan pengiriman sayur ke Ambon, Maluku, sekitar 40 ton untuk sekali kirim.
 
"Permintaan masih stabil untuk pengiriman ke luar Jawa," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif