Tenaga kerja asig dari Tiongkok baru tiba di Jepara dicek kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Senin, 3 Februari 2020.
Tenaga kerja asig dari Tiongkok baru tiba di Jepara dicek kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Senin, 3 Februari 2020.

Puluhan TKA dari Tiongkok Tiba di Jepara

Nasional virus korona
Rhobi Shani • 03 Februari 2020 17:38
Jepara: Tenaga kerja asing (TKA) dari Tiongkok tiba di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Keseluruh TKA itu langsung diperiksa kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Kabuapaten Jepara.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatun, mengatakan TKA dari Tiongkok akan diperiksa tiga kali setiap selama 14 hari kedepan. Pemeriksaan meliputi suhu tubuh, tekanan darah, dan gelaja-gejala penyakit serta daya tahan tubuh. Jika ditemukan TKA kondisi tubuhnya tidak sehat, akan ditangani lebih lanjut.
 
“Ini untuk mencegah penyebaran virus korona. TKA yang diperiksa hari ini datang kemarin dan hari ini,” ujar Mundrikatun, Senin, 3 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemeriksaan hari ini menyasar dua perusahaan asing. Di PT Jiale Indonesia Textile memeriksa 25 TKA. Sebanyak 13 TKA datang kemarin dan 12 datang siang ini. Pemeriksaan kedua di PT DCP Travelling Product memeriksa 12 TKA yang datang dari Tiongkok hari ini.
 
General Menejer PT Jiale Indonesia Textile, Zhao, mengatakan karyawan dari Tiongkok tidak diizinkan bekerja selama 14 hari kedepan sejak hari ini. Pihak perusahaan juga melakukan usaha pencegahan penyebaran virus korona dengan menyemprotkan disinfektan.
 
“Kami minta istirahat dan selalu cuci tangan juga memakai masker,” ujar Zhao.
 
Di PT Jiale Indonesia Textile mempekerjakan 64 TKA dari Tiongkok. Sebanyak 29 TKA pulang ke Tiongkok untuk merayakan Imlek. Sebanyak 25 TKA saat ini sudah kembali ke Jepara.
 
Di PT DCP Travelling Product mempekerjakan 12 TKA dari Tiongkok. Lima orang kembali ke Tiongkok untuk merayakan Imlek. Kemudian yang hari ini kembali tiba di Jepara empat orang.
 
“Satu orang masih belum kembali,” ujar Veny, Pimpinan PT DCP Travelling Product.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif