Siswa penyandang disabilitas berjalan memasuki kelas untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/1/2019). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto
Siswa penyandang disabilitas berjalan memasuki kelas untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/1/2019). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto

Permensos Nomor 18 Tahun 2018 Sudah Final

Nasional penyandang disabilitas
Roni Kurniawan • 17 Januari 2020 20:28
Bandung: Kementerian Sosial memastikan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 18 Tahun 2018 Tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis rehabilitasi sosisal penyandang disabilitas di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial sudah final. Aturan itu ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan tentang perubahan fungsional panti menjadi balai termasuk di Wyata Guna.
 
"Permensos 18/2018 itu final," tegas Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Rehabilitasi Sosial Kemensos, Idit Supriatna, di Balai Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat, 17 Januari 2020.
 
Permensos tersebut pun mendapat penolakan dari penyandang difabel eks Wyata Guna. Mereka meminta Permensos itu dihapus dan mengembalikan Wyata Guna menjadi panti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Idit pun mempersilakan kepada masyarakat atau pihak manapun untuk menyampaikan keberatan atau gugatan secara prosedur. Namun ia memastikan, aturan tersebut tetap berlaku dan dijalankan oleh Kemensos termasuk di Balai Wyata Guna
 
"Persoalan cabut dan gugat itu silakan. Saya kira ada prosedur ketentuan perundang-undangan, silakan saja. Untuk saat ini tetap untuk posisi seperti itu (menjalankan Permensos)," beber Idit.
 
Diakui Idit, saat penyusunan Permensos beberapa pihak terkait turut dilibatkan termasuk penerima manfaat dari Wyata Guna. Sehingga aturan tersebut ditetapkan pada 2018 dan mulai disosialisakan sejak awal 2019 silam.
 
"Kami juga ingin menerangkan bahwa Balai Wyata Guna dalam proses revitalisasi fungsional menuju Balai berstandar internasional," pungkas Idit.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif