Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 8 November 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 8 November 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

Politisi Golkar di Sulsel Ditetapkan Tersangka Pencemaran Nama Baik

Nasional pencemaran nama baik
Muhammad Syawaluddin • 08 November 2019 20:05
Makassar: Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menetapkan Wakik Ketua DPD I Partai Golkar, Muhammad Risman sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.
 
"Kita sudah menetapkan Muh. Risman Pasigai sebagai tersangka dalam perbuatan pencemaran nama baik," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 8 November 2019.
 
Dicky menjelaskan kasus berawal saat Musyawarah Daerah (Musda) di Hotel Novotel pada 26 Juni 2019. Dalam Musda partai berlambang pohon beringin tersebut beredar selebaran yang diduga mengandung pencemaran nama baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam selebaran tersebut tertu;is bahwa Musda Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan merupakan inisiatif sendiri bukan keputusan bersama kader partai atau pengurus partai.
 
"Ada salah satu kader Partai Golkar menyebarkan selebaran kepada peserta Musda yang intinya mereka mengatakan acara partai Golkar Provinsi Sulsel merupakan inisiatif sendiri," jelas Dicky.
 
Pembagian selebaran tersebut membuat Risman menyatakan kepada awak media yang saat itu menjalankan tugas bahwa yang melakukan percobaan atau sabotase Musda adalah Rusdin Abdullah. Risman pun dilaporkan ke pihak kepolisian.
 
"Risman memberikan pernyataan di media mengatakan bahwa ini kerjaan kader-kadernyan Rusdin Abdulah atau Rudal yang mau mengacaukan acara musda tersebut," jelas Dicky.
 
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Risman dan saksi-saksi, penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel melakukan gelar perkara yang hasilnya menetapkan Risman sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik tersebut.
 
Risman dikenakan Pasalnya 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara. Sehingga, menurut Dicky, Risman tidak akan ditahan karena ancaman hukuman tidak mencapai lima tahun.
 
"Tidak bisa ditahan karna ancamannya dibawah lima tahun, jadi tersangka yang bisa ditahan kalau hukumannya diatas lima tahun, tapi proses tetap lanjut sampai proses sidang pengadilan," pungkas Dicky.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif