Banjir di Sulsel. Foto: DOK Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Banjir di Sulsel. Foto: DOK Badan Nasional Penanggulangan Bencana

2 Orang Tewas Akibat Banjir di Sulsel

Nasional bencana banjir
Lina Herlina • 13 Januari 2020 13:11
Makassar: Banjir melanda enam kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yakni di Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Dua orang tewas akibat bencana itu, yakni satu orang di Soppeng dan satu orang di Barru.
 
Pelaksana tugas Kepala BPBD Soppeng, Shahrani, menerangkan banjir terjadi di 11 desa dari dua kecamatan di Soppeng, yaitu Kecamatan Marioriwawo dan Kecamatan Donri-donri. Seorang warga, Sinar, 65, warga Dusun Sumpang Ala, Kelurahan Kaca, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng, tewas.
 
"Banjir terjadi setelah hujan terus mengguyur dan tiga sungai bersamaan meluap, yaitu Sungai Paddenngeng, Madining dan Sungai Batubatu. Hujan juga mengakibatkan satu rumah hanyut di Tellu Limpoe, Batubatu," ungkap Shahrani, Senin, 13 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, laporan Badan SAR Nasional (Basarnas), sebanyak 112 kepala keluarga di Kelurahan Buludua Barru, Kabupaten Barru terdampak banjir. Seorang anak bernama Rafi, 4, di Takkalasi, Kecamatan Balusu, Barru, meninggal terbawa arus. Jenazah Rafi telah dievakuasi.
 
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daeran (BPBD) Sidrap melaporkan sebanyak 460 rumah, tiga sekolah, dan sebuah fasilitas kesehatan terendam banjir. Petugas masih melakukan evakuasi terhadap material sisa banjir.
 
"Air sudah berangsur surut, namun masih ada 63 rumah yang terendam. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi kerugian masih diinventarisir," kata Kepala BPBS Sidrap, Siara Barang, pada Minggu, 12 Januari 2020.
 
Kemudian di Kabupaten Pinrang dilaporkan sembilan kecamatan terendam banjir. Seluas 3.205,5 hekare (ha) sawah dan 206 rumah terendam banjir.
 
"Petugas atau tim gabungan sudah turun ke lapangan melakukan asesmen dan peninjuan lapangan. Total kerugian belum diketahui," kata Operator BPBD Pinrang Muh Wahyudi Nonci.
 
Selanjutnya, di Kota Parepare banjir dilaporkan terjadi di Jalan Poros Terminal ke Lapadde, Kecamatab Bacukiki. Kepala Posko siaga Bencana Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang, Rini Harun, mengatakan tinggi muka air (TMA) Bendung Lekopancing di atas mercu bendungan sekitat 95 sentimeter.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif