Kepala Inspektorat Provinsi Lampung sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Tengah, Adi Erlansyah. Lampost.co/Triyadi Isworo
Kepala Inspektorat Provinsi Lampung sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Tengah, Adi Erlansyah. Lampost.co/Triyadi Isworo

Kisah Pjs Lampung Tengah Sembuh dari Covid-19

Nasional Virus Korona covid-19 protokol kesehatan
Lampost • 16 November 2020 22:27
Bandar Lampung: Kepala Inspektorat Provinsi Lampung sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Tengah Adi Erlansyah dinyatakan sembuh dari covid-19 pada Sabtu, 7 November 2020. Ia mengajak semua pihak untuk tidak meremehkan virus korona.
 
Melansir Lampost.co, Adi kembali berkaktivitas di kantornya sejak Senin, 9 November 2020. Dia mengaku banyak hikmah yang didapat saat melakukan isolasi.
 
"Kalau untuk cepat sembuh maka tingkatkan imun tubuh dengan cara mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, mengonsumsi vitamin c, omega 3, dan berolah raga. Kemudian terus berfikir positif, tetap bahagia, dan banyak beribadah," kata Adi ditemui di Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi Lampung, Senin, 16 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga terus bersemangat untuk bangkit untuk melawan pandemi covid-19. Protokol kesehatan pencegahan covid-19 secara melekat harus diterapkan secara baik.
 
Gerakan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer merupakan hal wajib di situasi pandemi covid-19 saat ini. Gerakan 3M wajid dilakukan di era kebiasaan baru saat ini.
 
Baca20 Tempat Tidur Isolasi Tambahan Disiapkan di RSP Unila
 
Ia menerangkan, siapa saja bisa terkena virus korona. Ia termasuk pasien terkonfirmasi covid-19 yang tidak bergejala. Dia mengaku hanya merasakan flu ringan.
 
Awalnya, terang Adi, hanya mengira terkena gejala tifus atau demam berdarah. Kemudian ia melakukan tes swab, dan hasilnya dinyatakan positif covid-19.
 
"Biasanya kalau terkena covid-19 inikan ada gejalnya seperti hilang penciuman, hilang rasa, sesak napas, diare, dan sebagainya. Tetapi saya tidak ada gejala waktu itu. Saya berinisiatif melakukan swab untuk jaga-jaga," tuturnya.
 
Kemudian, Adi meminta untuk dilakukan perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung selama 6 hari. Setelah hasil rontgen, hasil laboratorium, dan sebagainya maka diperbolehkan untuk melakukan isolasi di rumah selama 6 hari.
 
"Selama 14 hari saya melakukan isolasi. Kuncinya tetap berfikir positif untuk bangkit," tukasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif