Banjir melanda empat Kecamatan di wilayah Kota Lhokseumawe, Aceh. Dokumentasi/ BPBA.
Banjir melanda empat Kecamatan di wilayah Kota Lhokseumawe, Aceh. Dokumentasi/ BPBA.

4 Kecamatan di Lhokseumawe Terendam Banjir

Nasional banjir musim hujan bencana alam bencana banjir
Fajri Fatmawati • 04 Januari 2021 15:40
Banda Aceh: Hujan yang mengguyur wilayah Kota Lhokseumawe, Aceh, mengakibatkan Krueng Pasee meluap sehigga mengakibatkan empat desa terendam. Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga mencapai 1 meter.
 
"Hujan dengan intensitas tinggi dari malam hingga pagi hari sejak 2 Januari 2021 menyebabkan meluapnya Krueng Pase dan sungai-sungai lainnya. Sehingga empat kecamatan banjir," kata Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, Senin, 4 Januari 2021.
 
Baca: Pemkab Jepara Tak Anggarkan Bansos Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sunawardi menjelaskan ke empat kecamatan yang terendam banjir tersebut yakni, Kecamatan Blang Mangat, Desa Mane Kareung, Asan Kareung, Rayeuk Kareung, Kumbang Puntuet, dan Kecamatan Muara Dua, Desa Alue Ulim, Paya Punteut.
 
"Kemudian, Kecamatan Muara Satu, Desa Cot Trieng, Ujung Pacu dan Kecamatan Banda Sakti, Desa Tempok Teungoh, Kampung Jawa dan Hagu Tengoh," jelasnya.
 
Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe telah melakukan pendataan di tiap-tiap rumah warga yang terdampak banjir dan melakukan evakuasi korban terdampak.
 
"Untuk dampak materialnya, rumah warga dan sawah puluhan hektare yang baru di tanami bibit tergenang air mencapai satu meter di Kecamatan Blang Mangat. Sementara di kecamatan lain air masih menggenangi rumah warga mencapai 45 sentimeter," ungkapnya.
 
Sementara korban terdampak banjir ada sekitar 60 kepala keluarga (KK) di Gampong (desa) Asan Kareng, 25 KK di Gampong Rayek Kareng, 30 KK di Gampong Kumbang Punteut dan 41 KK di Gampong Mane Kareng.
 
"Sekitar 15 KK di Kecamatan Blang Mangat sudah mulai megungsi ke rumah tetangga, untuk kondisi terakhir hujan masih mengguyur Kota Lhokseumawe sehingga air masih menggenangi permukiman penduduk dan," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif