ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

22 Ribu Personel Gabungan Kawal Pemilu Sulsel

Nasional pilpres 2019
Muhammad Syawaluddin • 23 Maret 2019 18:15
Makassar: Polda Sulawesi Selatan akan menyiagakan 22 ribu personel gabungan untuk mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) serentak April mendatang. Ribuan personel tersebut akan disebar di sejumlah lokasi untuk menjaga pesta demokrasi tersebut.
 
"Kita siapkan sebanyak 12.000 personel dan TNI 10.000 personel untuk mengamankan jalannya pemilu 2019 ini," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Sabtu, 23 Maret 2019.
 
Dicky menjelaskan, ribuan personel tersebut disiagakan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan dalam momentum pemilu serentak 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Dicky, wilayah Sulsel dari beberapa daerah di Indonesia merupakan dalah satu yang masuk dalam zona merah. Sehingga, polisi akan menggerakkan kekuatan penuh untuk mengantisipasi kerawanan.
 
"Sulsel salah satu daerah yang menjadi pantauan, karena kerawan pasti ada oleh karena itu perlu adanya kerja sama dari semua instansi terkait," jelas Dicky.
 
Personel gabungan ini juga akan mengamankan rangkaian pemilu hingga ke pelosok wilayah hukum Sulsel dan disiagakan di titik-titik tertentu yang dianggap memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.
 
Olehnya itu, pihak kepolisian akan menurunkan Brimob di tiap kabupaten/kota yang ada di Sulsel. Tapi, yang paling rawan dalam momentum politik tahun ini adalah Kota Makassar mengingat Makassar menjadi pusat pengaduan.
 
"Saat ini kita petakan bahwa situasi semua adakah sama, tapi yabg paling potensi kerawanan tersebar adalah Kota Makassar," pungkas Dicky.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif