Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Aldama di Mata Teman dan Keluarga

Nasional pembunuhan Kekerasan di Sekolah
Muhammad Syawaluddin • 08 Februari 2019 18:59
Makassar: Aldama, 19, siswa Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, tewas setelah dianiaya seniornya. Kenangan terhadap korban masih melekat di ingatan keluarga dan sahabat.
 
"Waktu sekolah sampai sekarang saya berteman dengan dia (Aldama), dia itu orangnya baik. Mudah bergaul dengan orang," kata Arman, teman sekolah Aldama di SMA Angkasa, Arman, Jumat, 8 Februari 2019.
 
Semasa hidupnya, Aldama juga dikenal baik terhadap semua orang. Bahkan, teman-temannya sering berkunjung ke rumah korban untuk sekadar bermain dan belajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dia tidak pernah marah, meskipun dijahili," jelas Arman yang juga merupakan teman sejak kecil Aldama.
 
Paman Aldama, Wandis Pangkola, menyebut Aldama rajin dan tidak pernah mengecewakan orang tuanya. Dia pun dikenal suka bergaul dengan semua tetangga.
 
"Bahkan waktu dia meninggal anak-anak tetangga rumah itu menangis histeris," jelasnya.
 
Baca: Keluarga Yakin Penganiaya Aldama Tak Satu Orang
 
Aldama merupakan anak semata wayang dari pasangan Daniel Pangkola dan Maryatim. Hingga saat ini, Ibu Aldama belum bisa dimintai keterangan terkait anaknya. Ia hanya mengatakan belum bisa membicarakan masalah itu.
 
Aldama merupakan siswa sekolah kedinasan ATKP yang meninggal pada 5 Februari 2019. Dia meninggal dalam perjalanan menuju ke rumah sakit setelah dianiaya seniornya, Rusdi, 21, di kamar asrama.
 
Rusdi saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Penetapan Rusdi menjadi tersangka setelah polisi memeriksa 22 saksi dan rekaman CCTV sekolah.
 
Baca: "Aldama Sering Dipukul Senior"
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif