Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi. Medcom.id/Mustaqim
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi. Medcom.id/Mustaqim

Polda DIY Sebut Ada Titik Terang Pelaku Penusukan

Nasional Penganiayaan Kasus Pembunuhan Yogyakarta
Ahmad Mustaqim • 09 Mei 2022 13:51
Yogyakarta: Aparat Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku mulai mendapat petunjuk terduga pelaku penusukan di simpang empat Jalan Selokan Mataram Seturan, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Minggu dini hari, 8 Mei 2022. Terduga pelaku kini tengah diburu. 
 
"Dari informasi yang kami dapat, terduga pelaku menggunakan tiga sepeda motor. Kemungkinan empat sampai lima orang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi, di Mapolda DIY, Senin, 9 Mei 2022. 
 
Ia mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) belum ditemukan senjata tajam yang dipakai untuk menusuk dua korban, yakni TIP, 29, warga, Bangka Belitung, dan DS, 22, warga Pematang Siantar, yang berakhir tewas. Jenazah kedua korban masih di RS Bhayangkara Polda DIY. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam kasus ini kami sudah periksa empat saksi dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian," kata Indradi. 
 
Baca juga: Dua Orang di Yogyakarta Ditusuk Hingga Tewas
 
Menurut dia, peristiwa maut itu terjadi usai kelompok korban dan pelaku berpapasan di sekitar simpang empat Jalan Selokan Mataram Seturan. Ia menyebut kedua kelompok ini tak saling kenal dan tak mau mengalah saat terjadi perselisihan. 
 
"(Dugaan penyebabnya) karena masalah berselisih di jalan. Mereka datang dari dua arah berbeda, cekcok, kemudian kejar mengejar hingga terjadi penganiayaan," ucapnya. 
 
Luka tusuk di dada dan punggung membuat dua korban tak bisa terselamatkan. Polisi masih menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara Polda DIY. 
 
"(Terduga) pelaku masih kami lakukan pengejaran. Apabila ada masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian bisa melaporkan ke kami," ucapnya. 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif