Gelar perkara kasus maling kotak amal.
Gelar perkara kasus maling kotak amal.

Spesialis Maling Kotak Amal di Malang Ditangkap

Nasional pencurian pencurian di mesjid Jawa Timur pencurian kotak amal
Daviq Umar Al Faruq • 28 Januari 2022 19:38
Malang: Polisi menangkan seorang pelaku spesialis pencurian kotak amal di sejumlah masjid dan musala di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pelaku merupakan sopir truk berinisial AHN, 26, warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
 
Kapolsek Turen Kompol, Suko Wahyudi, mengatakan pihaknya mendapat laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa kotak amal di Mushola Abdul Masjid di Jalan Tendean II/24 RT02/RW11, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Rabu 19 Januari 2022.
 
"Dari laporan tersebut selanjutnya Unit Reskrim Polsek Turen melakukan pengembangan terkait kasus ini dan dengan cepat berhasil mengamankan tersangka serta barang bukti dari tangan tersangka langsung," ujar Suko, Jumat 28 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suko mengaku, tersangka beraksi sendirian di sejumlah musala dan masjid. Dia menyebut, tersangka tidak sekali dua kali menjalankan aksinya, namun lebih dari itu.
 
"Ketika berada di dalam masjid dengan situasi sepi, selanjutnya tersangka mengambil uang dalam kotak amal dengan cara mencongkel atau merusak gembok kotak amal menggunakan obeng dan tang yang telah disiapkan sebelumnya," jelasnya.
 
Baca: Bermodal Tusuk Gigi, Komplotan Pembobol Mesin ATM Gasak Ratusan Juta
 
Suko menambahkan, pelaku telah melancarkan aksinya bukan hanya di wilayah Turen, namun ada empat laporan lain dari masyarakat atas tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa kotak amal yang sama terjadi di wilayah Kabupaten Malang.
 
Antara lain Musala Darulkaromah, Dusun Krajan, RT04/RW01, Desa Srikaton, Kecamatan Pakis; Musala Thoriqus Salam, Jalan Raya Asrikaton, Desa Srikaton, Kecamatan Pakis; dan Musala Al-Ikhlas, Dusun Bugis Krajan, RT03/RW04, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, serta di salah satu masjid di wilayah Bululawang.
 
"Dari keterangan pelaku, uang hasil curian tersebut digunakan untuk membayar utang serta sisanya digunakan untuk memenuhi biaya hidupnya yang akhir-akhir ini sangat sedikit pendapatan dari pekerjaannya sebagai sopir truk," imbuhnya.
 
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa uang dari kotak amal dengan jumlah mencapai Rp1.515.600, 1 buah tang, 1 buah obeng bergagang plastik warna biru, 1 buah tas warna biru dan 1 buah kasos warna putih.
 
"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan Pasal 363 ke 5 e jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," tegasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif