NEWSTICKER
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. (Foto: Medcom.id/Roylinus)
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. (Foto: Medcom.id/Roylinus)

Pasukan TNI/Polri Tak Bakal Ditarik dari Nduga

Nasional kelompok bersenjata di papua
Antara • 27 Februari 2020 15:24
Jayapura: Personel TNI-Polri tidak akan ditarik dari wilayah Nduga, Papua, lantaran adanya kelompok bersenjata. Keberadaan personel TNI-Polri non organik di Nduga merupakan dampak insiden yang menewaskan 17 karyawan PT. Istaka Karya dan empat orang lainnya yang masih hilang.
 
"Insiden yang terjadi di akhir 2018 itulah menjadi salah satu penyebab kenapa pemerintah menempatkan aparat keamanan non organik di wilayah itu," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Kamis, 27 Februari 2020, melansir Antara.
 
Dia menerangkan keberadaan aparat keamanan di Kabupaten Nduga semata-mata untuk penegakan hukum. Lantaran, kata dia, keberadaan kelompok bersenjata seringkali menyerang warga sipil dan personel TNI-Polri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemda Nduga seharusnya melakukan pendekatan dengan kelompok bersenjata agar meletakkan senjata dan tidak mengganggu warga serta aparat keamanan di kawasan itu," tegas Waterpauw.
 
Baca:Kapolda Papua Pastikan Pergerakan KKB Terpantau
 
Dia mengingatkan, pada Rabu, 26 Februari 2020, telah terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Nduga. Satu anggota brimob terluka, dan telah dievakuasi ke Jakarta untuk perawatan medis.
 
"Dengan adanya insiden kontak tembak hingga menyebabkan anggota kami terluka, apa pasukan harus ditarik dan jaminan apa yang diberikan Pemda," ungkapnya.
 
Jenderal bintang dua itu meminta agar keberadaan petugas keamanan di Nduga tak dipolitisasi. Waterpauw justru mempertanyakan Pemda Nduga lantaran kelompok bersenjata masih menyerang di Nduga.
 
"Jangan politisasi keberadaan TNI-Polri di Nduga karena yang menjadi korban juga aparat keamanan," tegas Waterpauw.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif