Ilustrasi seorang distributor bawang putih di Pasar Terong Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 5 Februari 2020. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin
Ilustrasi seorang distributor bawang putih di Pasar Terong Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 5 Februari 2020. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin

Harga Bawang Putih di Makassar Naik 42 persen

Nasional Virus Korona
Muhammad Syawaluddin • 05 Februari 2020 19:39
Makassar: Penyebaran virus korona di Wuhan, Tiongkok diduga ikut memberikan dampak pada sektor ekonomi dengan naiknya sejumlah harga di pasar tradisional, seperti di Pasar Terong, Jalan Masjid Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.
 
Sejumlah kebutuhan dapur seperti bawang putih mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Bahkan kenaikannya mencapai 42 persen.
 
"Dulu harganya Rp35 ribu per kilogram. Tapi ini kurang stok makannya naik Rp50 ribu per kilogram," kata salah satu pedagang Pasar Terong Erni di Makassar, Rabu, 5 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu distributor Bawang Putih, Haji Ancu, mengatakan bahwa harga bawang putih di tingkat distributor juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini harga untuk distributor mencapai Rp40 ribu per kilogram.
 
Kenaikan harga bawang putih di tingkat agen dan distributor tersebut juga mempengaruhi harga ditingkat pengencer. Hal itu dikarenakan sejak dua minggu terakhir stok mengalami kekurangan.
 
Ancu mengakui bahwa kebanyakan bawang putih yang beredar di pasaran merupakan barang atau produk dari negeri tirai bambu ini. Namun, pihaknya tidak berani berspekulasi jika kenaikan harga bawang putih berhubungan dengan virus korona yang saat ini ramai diperbincangkan.
 
"Yang jelas sudah dua minggu begini (kurang stok). Kita tidak tahu sebabnya," jelas Ancu.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif