Penutupan akses jalan menuju Kota Tegal. Medcom.id-Kuntoro Tayubi
Penutupan akses jalan menuju Kota Tegal. Medcom.id-Kuntoro Tayubi

Warga Tegal Protes Karantina Wilayah

Nasional Virus Korona
Kuntoro Tayubi • 31 Maret 2020 05:00
Tegal: Sejumlah warga Kota Tegal di perbatasan wilayah memprotes pemberlakuan karantina wilayah yang memblokade akses jalan dengan beton. Warga RW 03, Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, menilai keberadaan beton mengganggu aktivitas warga.
 
“Saya warga Kota Tegal, dengan adanya pemasangan beton di gapura perbatasan saya keberatan dan merasa terisolasi. Karena selain menutup aktifitas ke dalam kota, juga sulit berinteraksi dengan tetangga, meski masih satu RW,” ungkap warga RW 03, Eko, 40, di lokasi Senin, 30 Maret 2020.
 
Menurutnya, meskipun penutupan berada di daerah perbatasan, namun sebagian warga Kota Tegal justru terimbas. Pemasangan beton dianggap kurang dari 200 meter di perbatasan Kabupaten Tegal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya ini warga Kota Tegal, terus kalau mau kerja atau mau ngurus surat-surat ke Tegal lewat mana. Terus terang saya keberatan dan merasan dianaktirikan oleh wali kota. Memang gapura perbatasan di sini, tapi batas wilayah kota masih agak ke selatan, akibatnya warga satu RW terisolasi, ,” katanya.
 
Baca:Akses Masuk Kota Tegal Dipasang Beton
 
Hal yang sama juga dikatakan warga lainnya, Kawi, 50. Pedagang buah ini bahkan mengaku karantina wilayah membuat dagangannya sepi pembeli. Pembeli yang biasa lalu-lalang tidak ada satu pun yang lewat.
 
“Jangankan orang lewat, warga sekitar saja sulit untuk beriteraksi, karena jalannya ditutup beton, lantas mau lewat mana,” keluhnya.
 
Gang-gang kecil di perkampungan pun mulai ikut ditutup warga. Pasalnya, warga tak ingin wilayahnya menjadi jalan alternatif dan ramai lalu lintas kendaraan bermotor.
 
“Jalan raya ditutup, jalan kampung juga ditutup lantas warga mau lewat mana,” imbuhnya.
 
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono ketika dikonfirmasi akan mengkaji ulang kebijakannya.
“Sambil berjalan, akan kami kaji ulang dan yang belum lengkap akan kami lengkapi. Intinya isolasi wilayah itu untuk keselamatan warga akan penyebaran virus korona dan membantu pemerintah pusat terkait social distancing,” ucap Deddy.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif