Perahu nelayan Cilacap ditambatkan di Kali Yasa, kompleks Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap. ANTARA/ Sumarwoto
Perahu nelayan Cilacap ditambatkan di Kali Yasa, kompleks Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap. ANTARA/ Sumarwoto

Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan Cilacap Tidak Bisa Melaut

Nasional nelayan cuaca ekstrem cuaca buruk
Antara • 27 Januari 2022 16:59
Cilacap: Ribuan nelayan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tidak melaut akibat cuaca buruk di laut selatan Jawa. Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, Sarjono, berharap kondisi ini bisa cepat berlalu agar nelayan bisa kembali beraktivitas.
 
"Sudah satu pekan ini cuaca buruk karena saat sekarang sedang puncaknya musim angin barat. Jadi, antara arus dan angin sama-sama kencang, gelombang laut tinggi," kata Sarjono di Cilacap, Kamis, 27 Januari 2022.
 
Baca: BEM Unkhair Meyakini Jokowi Bisa Wujudkan Poros Maritim Dunia

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan ada sekitar 1.000 kapal nelayan berukuran kecil maupun besar tidak berangkat melaut akibat cuaca buruk di laut selatan Jawa. Bahkan beberapa kapal nelayan yang mencoba berangkat melaut akhirnya kembali ke dermaga karena khawatir dampak yang lebih parah.
 
"Per hari ini sekitar 90 persen nelayan (dari sekitar 14.000 nelayan, red.) tidak berangkat melaut. Kalau armadanya sekitar 1.000-an kapal, kapal kecil saja biasanya membawa dua-tiga nelayan, belum kapal-kapal besar," jelasnya.
 
Menurut dia cuaca buruk tersebut juga berdampak pada ketersediaan ikan yang akan ditangkap nelayan di laut. Sarjono mengakui jika pada awal bulan Januari 2022, ikan layur mulai bermunculan, namun saat sekarang kembali menghilang akibat cuaca buruk.
 
"Tidak hanya layur, ikan-ikan lainnya juga enggak ada, termasuk ikan bawal yang banyak dicari untuk perayaan Imlek. Jadi, selain karena cuaca buruk, juga tidak ada ikan yang bisa ditangkap, sehingga akhirnya nelayan memutuskan untuk tidak melaut," ungkapnya.
 
Ia mengatakan berdasarkan pengalaman nelayan, musim angin barat akan berlangsung hingga bulan Maret. Kendati demikian dia mengharapkan cuaca buruk tidak sering terjadi, sehingga nelayan dapat melaut untuk menangkap ikan.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif