Petugas memeriksa kendaraan di check point Graha Kencana, Arjosari, Kota Malang, Senin 18 Mei 2020. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
Petugas memeriksa kendaraan di check point Graha Kencana, Arjosari, Kota Malang, Senin 18 Mei 2020. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)

Puluhan Kendaraan Ditolak Masuk Kota Malang

Nasional Virus Korona PSBB
Daviq Umar Al Faruq • 18 Mei 2020 18:20
Malang: Puluhan kendaraan dipaksa memutar balik pada hari kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, Jawa Timur. Salah satunya terjadi di titik pemeriksaan wilayah Graha Kencana, Arjosari, Kota Malang.
 
"Hari ini lumayan banyak dibandingkan kemarin. Sejak pukul 05.00 WIB pagi tadi sampai sekarang sudah 25 kendaraan yang kami suruh putar balik," kata Kasubnit I Turjawali Polresta Malang Kota, Iptu Muhammad Syaikhu, Senin, 18 Mei 2020.
 
Syaikhu menyebut jumlah kendaraan yang ditolak masuk wilayah Malang Raya, meliputi Kota dan Kabupaten Malang, serta Kota Batu, pada hari pertama PSBB lebih sedikit dari hari ini. Hal itu ditengarai karena PSBB dimulai pada hari libur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemungkinan karena kemarin Minggu dan sekarang merupakan hari kerja. Sehingga mobilitas orang bertambah," tuturnya.
 
Baca juga:Tiga Warga Jombang Kembalikan BST Covid-19
 
Menurut Syaikhu, dari 25 kendaraan yang dilarang masuk wilayah Kota Malang, mayoritas merupakan warga Pasuruan dan Surabaya. Kendaraan tidak bisa masuk ke Malang karena tidak menunjukkan persyaratan yang telah ditentukan.
 
"Mereka yang tidak menunjukkan surat tugas, kami suruh putar balik. Tadi pagi ada yang ke Malang dari Pasuruan dan Surabaya dengan alasan belanja kami suruh putar balik," jelasnya.
 
Syaikhu menambahkan kendaraan angkutan barang serta kendaraan yang dalam rangka keperluan kerja atau bisnis diperbolehkan masuk ke Kota Malang. Asalkan mereka bisa menunjukkan surat tugas.
 
"Namun tadi pagi ada orang dari Pasuruan mau ke Malang dengan alasan orang tuanya meninggal. Kami perbolehkan karena alasan kemanusiaan. Penumpang satunya sampai nangis-nangis," pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif