Huntara di Desa Cileuksa Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/M Fikri Setiawan)
Huntara di Desa Cileuksa Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/M Fikri Setiawan)

Korban Longsor Sukajaya Bogor akan Direlokasi ke 4 Titik

Nasional longsor tanah longsor
Antara • 12 Februari 2020 19:11
Cibinong: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menetapkan empat titik sebagai lokasi prioritas untuk merelokasi korban bencana longsor dan banjir bandang.
 
"Dua titik di Kecamatan Cigudeg, dua titik di Kecamatan Sukajaya," ujar Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Irma Lestiana, melansir Antara, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Dua titik di Kecamatan Cigudeg yaitu di Kampung Tamansari, Desa Sukamaju, seluas 3,4 hektare; dan di Kampung Sigoong Desa Sukaraksa, seluas 3,8 hektare. Sedangkan dua titik di Kecamatan Sukajaya yaitu di Kampung Urug, Desa Urug seluas 6,27 hektare; dan Kampung Baru, Desa Kiarapandak seluas empat hektare.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, Pemkab Bogor belum mengambil langkah terkait relokasi. Pihaknya masih menunggu hasil rekomendasi dari Badan Geologi mengenai empat titik yang menjadi tempat prioritas relokasi.
 
"Besok kita akan datangi kantor Badan Geologi, mudah-mudahan hasil rekomendasinya sudah keluar," sambungnya.
 
Empat titik prioritas tersebut merupakan bagian dari 15 titik yang sempat diajukan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin. Sementara, status kepemilikan tanahnya terbagi menjadi tiga kategori yaitu tanah milik PTPN VIII Cikasungka, tanah perusahaan non-PTPN VIII, dan tanah milik masyarakat.
 
Pemkab Bogor memperkirakan, total kebutuhan lahan sesuai dengan jumlah warga yang akan direlokasi yaitu seluas 81,7 hektare, dengan rincian 20,48 hektare tanah PTPN VIII Cikasungka; 59,5 hektare tanah perusahaan non-PTPN VIII; dan 1,72 hektare tanah milik masyarakat.
 
Seperti diketahui, berdasarkan hasil rekap data terakhir, bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Rabu (1/1) itu menyisakan 14.010 pengungsi yang berasal dari empat kecamatan. Dari Kecamatan Cigudeg sebanyak 922 orang, Kecamatan Sukajaya sebanyak 9.926 orang, Kecamatan Nanggung sebanyak 3.121 orang, dan Kecamatan Jasinga sebanyak 41 orang.
 


 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif