Lokasi tanah longsor di Desa Pagar Agung, Kabupaten OKU Selatan. Foto: Istimewa
Lokasi tanah longsor di Desa Pagar Agung, Kabupaten OKU Selatan. Foto: Istimewa

Seorang Warga Tewas Jatuh ke Jurang di Kabupaten OKU

Nasional tanah longsor
Gonti Hadi Wibowo • 11 Mei 2020 23:12
Palembang: Seorang warga bernama Yoto,36, warga Desa Gunung Batu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan tewas jatuh ke dalam jurang sedalam 20 meter. Korban jatuh ke dalam jurang setelah tertimpa tanah longsor di perbatasan Desa Pagar Agung dan Desa Gunung Batu, Kabupaten OKU Selatan.
 
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori membenarkan adanya satu warga OKU Selatan yang meninggal akibat tertimpa tanah longsor, pada Minggu 10 Mei 2020.
 
Kronologi kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor sendirian tepat saat melintasi lokasi kejadian tanah longsor. Pada pukul 18.00 WIB, warga setempat menemukan motor dan sendal korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Karena salah satu warga mengenali motor itu langsung melaporkan kepada keluarga korban dan petugas yang langsung melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat bersama warga setempat,” kata Ansori, Senin 11 Mei 2020.
 
Setelah dilakukan pencarian selama enam jam, korban berhasil ditemukan telah meninggal di bawah jurang sedalam 20 meter. Korban ditemukan Senin 11 Mei 2020 pada pukul 01.30 WIB.
 
“Saat ditemukan kondisi pergelangan tangan kanan dan jempol patah, badan penuh luka lecet. Korban telah dimakamkan pukul hari ini pukul 09.30 WIB di Desa Pulau Beringin Utara,” jelasnya.
 
Ansori mengakui dalam beberapa hari terakhir intensitas curah hujan tinggi di Kabupaten OKU Selatan membuat permukaan air sungai meningkat. Pada 11 Mei 2020, tercatat ada tujuh kecamatan di OKU Selatan yang mengalami dampak banjir bandang seperti, Kecamatan Muara Dua, Buay Sandang Aji, Simpang, Buana Pemaca, Kisam Ilir, Kisam Tinggi dan Buay Runjung. Total dari kecamatan terdampak ada 1.300 kepala keluarga (KK) yang harus mengungsi ke posko-posko darurat.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif