Edy Rahmayadi saat menghadiri acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Partai Gerindra Sumut. (Foto: Istimewa)
Edy Rahmayadi saat menghadiri acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Partai Gerindra Sumut. (Foto: Istimewa)

Gubernur Sumut Minta Preman yang Serang Satgas Covid-19 Diusut

Nasional penyerangan penganiayaan Virus Korona
Media Indonesia.com • 23 Oktober 2020 07:54
Medan: Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi, meminta kepolisian menindak para preman yang menyerang Satgas Covid-19 Mebidang (Medan, Binjai, dan Deli Serdang) saat menggelar operasi yustisi di Kompleks Brayan Trade Centre, Jalan Serbaguna Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang, Rabu malam, 21 Oktober 2020.
 
"Kita sudah menyerahkan proses hukumnya pada pihak kepolisian. Orang-orang yang melakukan penyerangan dan tempat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan, harus ditindak," ujarnya, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Dia menjelaskan, operasi yustisi protokol kesehatan yang dilakukan Satgas adalah untuk melaksanakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Satgas Covid-19 di Sumut Diserang Diduga Preman saat Operasi Yustisi
 
Satgas juga melaksanakan operasi yustisi sebagai amanat Pergub Sumut Nomor 34 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Begitu juga Peraturan Bupati (Perbup) Deliserdang Nomor 77 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.
 
"Mereka (preman) tidak mengindahkan protokol kesehatan, tidak pakai masker, tidak jaga jarak, dan sangat diduga mereka melakukan kegiatan ilegal seperti judi karena didapatkan kertas-kertas bernomor serta koin dan alat alatnya," papar dia.
 
Dalam peristiwa itu tiga anggota Satgas mengalami luka serius dan lima kendaraan operasional rusak. Tidak hanya merusak mobil menggunakan batu dan kayu, para perusak juga menantang petugas untuk berkelahi. Namun, petugas tidak membalas aksi kawanan tersebut alih-alih negosiasi. (Yoseph Pencawan)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif