Kepulan asap hitam dari kebakaran tangki minyak milik Pertamina RU VI Balongan - - Foto: Antara/ Dedhez Anggara
Kepulan asap hitam dari kebakaran tangki minyak milik Pertamina RU VI Balongan - - Foto: Antara/ Dedhez Anggara

Penyidikan Kebakaran Kilang Balongan Masih Berjalan

Nasional kilang minyak kebakaran Pertamina Kilang Balongan
P Aditya Prakasa • 21 April 2021 16:11
Bandung: Polda Jawa Barat telah melakukan gelar perkara setelah terbitnya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait meledaknya tangki minyak Balongan RU VI milik Pertamina, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Penaikan status untuk memudahkan penyidik mendapatkan bukti penyebab kebakaran.
 
"Tanggal 16 april kemarin, Ditreskrimum (Polda Jabar) sudah melakukan gelar perkara dari penyelidikan ke penyidikan, hal ini dilakukan karena ada beberapa hal yang harus diminta keterangan dan harus mendapatkan yang terkait barang bukti kebakaran di Balongan dalam proses peyidikan, jadi SPDP sudah diterbikan," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago, di Mapolda Jabar, Rabu, 21 April 2021.
 
Pihaknya masih berupaya memotong sejumlah material dari tangki yang terbakar untuk dibawa dan diperiksa di laboratorium. Namun, dia belum dapat memastikan kapan proses penyidikan dan pemeriksaan di laboratorum itu akan rampung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Kebakaran Kilang Pertamina Balongan
 
Meski sebelumnya pihak kepolisian telah mengambil sejumlah sampel barang bukti untuk diperiksa, namun masih diperlukan beberapa pengambilan sampel lainnya.
 
"Ini yang kita belum tahu ya, karena proses juga unutk pemotongan, pengangkutan ke Jakarta, ini butuh waktu, jadi nanti ketika memang ada informasi terkait hasil Labfor tersebut akan kami sampaikan," kata Erdi.
 
Menurutnya, semua barang bukti yang dikumpulkan harus berkaitan satu sama lainnya. Penyidik perlu menentukan titik api untuk memastikan penyebab kebocoran.
 
"Nanti ketika memang ada informasi terkait hasil laboratorium forensik tersebut, nanti akan kami sampaikan," jelasnya.
 
Baca: Polda Jabar Gelar Penyidikan Setelah SPDP Kilang Balongan Terbit
 
Dia menambahkan, sebanyak 52 orang saksi terakit insiden kebakaran telah diperiksa, namun pihanya belum menetukan tersangka. Saksi yang diperiksa di antaranya petugas kilang minyak, pihak manajemen, dan sejumlah pimpinan.
 
"Belum, karena ini terkait masalah prosedur yang menguatkan untuk dibutuhkan suatu alat bukti dan barang bukti, jadi dinaikkan statusnya supaya ada kemudahan birokrasi dalam penanganan penyidikan," ucapnya.
 
Sebelumnya, Mabes Polri menyatakan kasus kebakaran Kilang Pertamina Balongan itu telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Polri menyatakan peningkatan status itu dilakukan berdasarkan kesimpulan gelar perkara bahwa telah ditemukan adanya tindak pidana dalam peristiwa kebakaran besar itu.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif