Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany (kiri). Medcom.id/Farhan D
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany (kiri). Medcom.id/Farhan D

PPKM Tangsel Berlaku Mulai Besok

Nasional Virus Korona covid-19 PSBB pandemi covid-19
Farhan Dwitama • 08 Januari 2021 20:59
Tangerang: Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, secara resmi mendatangani Surat Edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Tangerang Selatan. PPKM Tangsel berlaku mulai Sabtu, 9 Januari hingga 25 Januari 2021.
 
"Bahwa kondisi saat ini penambahan positif rate 4,3 persen sebelumya 3 persen lebih. Angka kematian masih menjadi PR (pekerjaan rumah) kita, menjadi 5,3 persen bukan menakuti - nakuti tapi ini riil," ungkap Wali Kota Tangerang Selatan, di Ruang Pamer Gedung Wali Kota Tangsel, Jumat, 8 Januari 2021.
 
Airin menerangkan, dalam surat edaran itu mengatur perihal  bekerja di rumah sebanyak 75 persen. Sebelumnya diterapkan 50 persen, dengan protokol kesehatan ketat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kedua melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Kecuali lembaga pendidikan Pondok Pesantren dengan sejumlah pengecualian yang disepakati bersama Kementerian Agama Kota Tangsel dan Pemkot Tangsel,” terangnya.
 
Baca: Ribut PSBB dan PPKM, Ini Istilah Lain Pembatasan Sosial yang Harus Kamu Tahu
 
Airin menerangkan, telah berkomunikasi dengan Kementerian Agama. Dia menyebut, tidak ada penerimaan santri baru pada tahun ini.
 
“Tidak ada vistitasi dari orang tua ke anak dan Satgas kita bentuk di Pondok - Pondok Pesantren," ungkap dia.
 
Dia menegaskan, kebijakan belajar daring berlaku mulai dari pendidikan dini hingga perguruan tinggi. Sedangkan sektor esensial tetap beroperasi 100 persen, sementara mal harus tutup pukul 19.00 WIB.
 
Baca: Gubernur Sulsel Ikut Petunjuk Pusat soal PSBB
 
“Di luar mal, dine in kapasitas 25 persen kalau sebelumnya 50 persen sampai pukul 19.00. Maka waktu diperpanjang sampai jam 8 malam. Berlaku juga UKM (Usaha Kecil Menengah) Delivery dan take away waktu tutup sampai pukul 22.00 WIB," ungkapnya.
 
Dalam SE PPKM berdasarkan instruksi Kemendagri nomor 1 tahun 2021 tersebut, Pemkot Tangsel, mengizinkan kegiatan konstruksi 100 persen dengan penerapan ketat protokol kesehatan. Pun dengan rumah ibadah, maksimal kapasitas 50 persen.Selain itu, fasilitas umum ditutup. Kegiatan sosial budaya dihentikan dan membatasi kapasitas dan jam operasional.
 
“Untuk moda tranaportasi umum masih menunggu, kalau KAI seperti apa, kalau moda transportasi antar Provinsi itu kewenangan Provinsi. Tapi kalau untuk yang di Tangsel itu tidak berubah sesuai Perwal PSBByang terakhir," jelas dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif