44 KK di Kuningan Terdampak Longsor
Ilustrasi longsor. (MTVN/M Rizal)
Kuningan: Hujan deras yang mengguyur Kuningan, Jawa Barat mengakibatkan longsor di empat desa. Empat desa itu yakni Desa Cilebak, Bungurberes, Legokherang, dan Pata.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, ada tiga kepala keluarga atau 15 jiwa yang mengungsi dan 44 kepala keluarga atau 129 jiwa yang terdampak.

“Gerakan tanah terjadi sejak Senin, 8 Januari 2018. Gerakan tanah secara terus menerus bisa mengancam warga,” kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu, 14 Januari 2018. 


Akibat longsor, empat unit rumah rusak berat, delapan rusak sedang, dan 31 rumah terancam. Empat titik akses jalan pun tertutup. 

Empat jalan itu menghubungkan Subang – Cilebak, Cilebak – Ciwaru, Cilebak – Legokherang, Cilebak – Legokherang / blok Batu Hideung Legokherang. Sementara satu akses jalan menuju kecamatan Cilebak putus total. 

“Kami tengah berusaha membuka akses jalan itu. Jalan Utama Ciwaru – Cilebak sudah mulai terbuka 95 persen karena kami menggunakan alat berat,” pungkas dia.

Ia menyampaikan, curah hujan akan terus meningkat hingga akhir Februari. Sutopo pun meminta masyarakat untuk terus berhati-hati. 




(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id