Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

16.385 Warga Terdampak Banjir Kutai Kartanegara

Nasional bencana longsor bencana banjir
Antara • 12 Juni 2019 15:58
Jakarta: Sebanyak 5.386 kepala keluarga atau 16.385 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Banjir disebabkan hujan intensitas tinggi selama sembilan jam di wilayah tersebut.
 
"Banjir terjadi akibat intensitas dan curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kutai
Kartanegara dan sekitarnya sejak Sabtu (8 Juni 2019) pukul 20.00 WITA hingga Minggu
(9 Juni 2019) pukul 05.00 WITA," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Selasa 12 Juni 2019.
 
Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi karena masyarakat memilih tinggal di rumah keluarga terdekat. Sebagian warga sudah kembali ke rumahnya untuk membersihkan sisa material yang terbawa banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banjir melanda dua kecamatan, yaitu Tenggarong dengan 11 desa terdampak dan Tenggarong Sebrang dengan tujuh desa terdampak. Intensitas dan curah hujan tinggi juga menyebabkan terjadi longsor di 10 titik.
 
Total dampak kerugian masih didata. Dilaporkan satu rumah rusak berat, tiga rumah rusak ringan dan satu tempat ibadah rusak ringan. Selain intensitas dan curah hujan tinggi, banjir dan longsor juga disebabkan drainase yang buruk sehingga menyebabkan air meluap ke
permukiman warga.
 
"Beberapa rumah warga juga ada yang dibangun di lereng bukit sehingga tertimbun longsor dan terancam longsor,"tutur Sutopo.
 
Banjir sudah mulai surut dan aktivitas masyarakat berangsur normal. Cuaca masih mendung dan turun hujan ringan hingga sedang. "Kebutuhan yang mendesak adalah alat berat untuk membersihkan material longsor, alat kebersihan dan terpal," katanya.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif