Penerimaan anggota PPK di KPU Depok, Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Octavianus)
Penerimaan anggota PPK di KPU Depok, Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Octavianus)

Warga Depok Antusias Mendaftar PPK

Nasional Pemilu Serentak 2020
Octavianus Dwi Sutrisno • 23 Januari 2020 09:59
Depok: Masyarakat Kota Depok, Jawa Barat, antusias mendaftarkan diri sebagai calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) jelang Pemilihan Wali Kota Depok, pada 23 September 2020.
 
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Nana Sobharna mengatakan, sejak pendaftaran dibuka pada 15 Januari 2020, hingga saat ini jumlah pendaftar yang terdata sebanyak 114 orang.
 
"Mereka yang mendaftar datang dari Kecamatan Bojong Sari, Kecamatan Cipayung, Kecamatan Cilodong, Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Sawangan, Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Tapos," ujarnya, Rabu, 22 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rekrutmen anggota PPK, kata dia, bagian dari tahapan pilkada yang sesuai Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
 
Rentang waktu pembentukan PPK dilaksanakan sejak 15 Januari hingga 14 Februari 2020. Bagi masyarakat yang tidak sempat datang langsung ke kantor KPU, bisa juga mendaftar secara daring.
 
"Untuk pelamar online dapat diakses melalui, https://bit.ly/pendaftaranppkdepok, sedangkan kelengkapan berkas PPK harus dikirimkan paling lambat 24 Februari 2020 ke Kantor KPU Depok," imbuhnya.
 
Pihaknya pun mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Depok yang ingin menjadi bagian dari penyelenggara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok 2020 agar segera mendaftarkan diri.
 
"Informasi terkait pendaftaran dan persyaratan rekrutmen Anggota PPK dapat dilihat di situs dan media sosial KPU Kota Depok serta papan pengumuman Kantor Kecamatan masing-masing," ungkapnya.
 
Saat disinggung soal mekanisme pemilih yang belum memiliki KTP-el, Nana menegaskan warga masih bisa ikut memilih asalkan telah melakukan perekaman KTP-el.
 
Namun, kata Nana, pihaknya belum sampai pada tahapan itu. "Untuk data yang sudah melakukan perekaman ada di Disduk Capil, kita belum koordinasi. Nanti ada tahapannya yaitu mendapatkan data DP4, lalu baru kami lakukan pemutakhiran data pemilih."
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif