Penanndatanganan fakta integritas anti korupsi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu, 11 September 2019. Medcom.id/ Patricia Vicka
Penanndatanganan fakta integritas anti korupsi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu, 11 September 2019. Medcom.id/ Patricia Vicka

UGM Gelar Festival Konstitusi dan Anti-Korupsi 2019

Nasional pencegahan korupsi
Patricia Vicka • 11 September 2019 17:39
Sleman: Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Festival Konstitusi dan Anti-Korupsi 2019 di Graha Sabha Pramana (GSP). Festival ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X dengan pemukulan gong.
 
Sultan berharap kegiatan ini dapat mendorong kebangkitan masyarakat untuk sadar konstitusi dan berpartisipasi dalam mendukung gerakan antikorupsi di Indonesia.
 
"Harapannya bisa mendorong kebangkitan masyarakat sadar konstitusi dan antikorupsi, dari Jogja untuk Indonesia," kata Sultan di UGM, Rabu, 11 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara Rektor UGM, Panut Mulyana menjelaskan tema yang diusung pada festival ini adalah ukir jejakmu integritasmu, wujudkan budaya konstitusi dan antikorupsi.
 
Panut mendorong mahasiswa membangun integritas sejak dini. "Dasar hukum bermuara pada integritas manusia. Karenanya kegiatan ini dipandang tepat untuk menjawab tantangan bidang hukum di Indonesia," ungkap Panut.
 
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas deklarasi antikorupsi oleh Rektor UGM Panut Mulyono, Wakil Ketua MK Aswanto, Ketua KPK Agus Rahardjo, dan Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono.
 
Didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HBX dan disaksikan ratusan penyelenggara negara, aparat penegak hukum, sivitas akademika, dan mahasiswa.
 
Pendatanganan deklarasi antikorupsi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
 
Festival Konstitusi dan Anti-Korupsi 2019 berlangsung selama dua hari pada 10 hingga 11 September 2019.
 
Dalam festival ini diselenggarakan seminar dan talkshow yang menghadirkan sejumlah aktivis dan pelaku antikorupsi. Seperti mantan ketua KPK Abraham Samad, Ketua KPK Agus Rahardja, dan Ketua PUKAT UGM Zainal Arifin Mochtar dan Oce Madril. Ada pula pameran foto dan stand lembaga konstitusi dan pemberantas antikorupsi.
 
Festival Korupsi dan Anti-Korupsi 2019 merupakan penyelenggaraan tahun ke-4 hasil kerja sama antara MK, MPR, KPK, bersama perguruan tinggi di Indonesia.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif