Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Kontrak Belajar Dinilai Efektif Cegah Kekerasan

Nasional Kekerasan di Sekolah
Patricia Vicka • 10 September 2019 20:07
Yogyakarta: Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta menyambut baik rencana adanya kontrak belajar yang akan diterapkan oleh kementerian pendidikan dan budaya (Kemendikbud) pada tahun ajaran 2020. Kontrak belajar dinilai efektif mencegah kekerasan.
 
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Basakra Aji mengatakan pasal-pasal di dalam kontrak belajar secara tidak langsung mengikat perilaku siswa di dalam dan di luar sekolah.
 
"Menurut saya efektif karena di dalamnya ada tata tertib yang memandu siswa untuk berperilaku baik di sekolah maupun luar sekolah," kata Baskara Aji di Yogyakarta, Selasa, 10 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aji menjelaskan tren kekerasaan saat ini sudah bergeser. Dahulu kekerasan terjadi antara guru dengan siswa dan sebaliknya. Namun kini kekerasan terjadi antar siswa. Oleh sebab itu ia menyarankan pada Kemendikbud untuk merumuskan dengan tepat hal apa saja yang dilarang atau diperbolehkan untuk mencegah tindakan bullying.
 
"Intinya di kontrak itu setiap siswa, ortu dan sekolah mematuhi tata tertib. Nah tata tertib itu dibuat berdasarkan kesepakatan dengab sekolah. Jadi tata tertib tiap sekolah nanti bisa berbeda beda," jelas Aji.
 
Saat ini beberapa sekolah di DIY sudah menerapkan kontrak belajar. Disdikpora DIY siap untuk menerapkan kontrak belajar pada seluruh sekolah di DIY.
 
Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Yogyakarta, Miftakodin mengatakan pihaknya sudah menjalankan kontrak belajar sejak tahun 2013. Perjanjian tersebut berisi tata tertib serta kewajiban para siswa dan orang tua.
 
"iya sudah ada perjanjian seperti kontrak belajar. Pas Awal tahun ajaran baru dan masuk sekolah kami panggil semua ortu dan siswa untuk tandatangani perjanjian itu," kata Miftakodin.
 
Miftakodin menyarankan pemerintah untuk menambahkan pendidikan karakter dalam kontrak kerja belajar di masa mendatang.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif