Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman. Antonio/Medcom.id
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman. Antonio/Medcom.id

Surat Tugas Pengelolaan Parkir Pemkot Bekasi Diselidiki

Nasional premanisme
Antonio • 05 November 2019 20:03
Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota terus mendalami adanya surat tugas pengelolaan parkir dari Pemerintah Kota Bekasi. Surat tugas itu diduga ditandatangani pejabat di Pemkot Bekasi dan diberikan ke organisasi masyarakat (ormas).
 
"Kemudian juga ada juga yang akan kita selidiki lebih dalam yaitu dengan surat tugas yang kemungkinan besar terkait dengan pidana lain atau lex spesialis lainnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman, di Bekasi, Selasa, 5 November 2019.
 
Sejauh ini, lanjut Arman, sudah ada beberapa pihak yang dipanggil terkait kasus tersebut. Namun, dia belum dapat mengungkapan siapa saja yang telah dimintai keterangan.
Polisi kata Arman ,juga telah mengantongi surat tugas yang ditandatangani pejabat terkait di Pemkot Bekasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pejabat yang berwenang memberikan surat tugas kepada orang-orang yang bukan di organisasinya sendiri, tapi di organisasi kemasyarakatkan (ormas). Nah itu yang akan kita kaitkan dengan tugas dan kewenangannya," tuturnya.
 
Disinggung apakah pihaknya akan memanggil pejabat terkait, Arman tak ingin berandai-andai. Menurutnya, hal tersebut menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. "Nanti tentunya dengan penyelidikan kita lebih lanjut. Iya (akan dipanggil), tunggu-tunggu nanti ya," katanya.
 
Sebelumnya, Polres Metro Bekasi memastikan akan menindak tegas preman. Polisi sedang berpatroli mencari preman yang meresahkan warga.
 
'Hari ini kita operasi di jalan-jalan. Apabila ada pemerasan di jalan seperti pungutan liar, kita operasi sekarang,' kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Bekasi Kompol Arman saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.
 
Menurut dia, Korps Bhayangkara tidak akan menoleransi siapa pun yang mengintimidasi masyarakat dengan kedok apa pun. Semua masyarakat, kata dia, sama di mata hukum.
 
Polisi, lanjut dia, tidak segan menindak organisasi massa (ormas) jika terbukti menjalankan aksi premanisme. Mereka tak boleh bertindak semaunya demi keuntungan pribadi.
 
"Baik itu oknum ormas, surat tugas, atau apa. Jadi upaya kami tentunya kalau ada tindak pidana yang timbul misalnya pemerasan atau ancaman kekerasan pasti kami akan tindak," ucap Arman.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif