Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, di Markas Polrestabes Bandung, Selasa, 14 Januari 2020. Medcom.id/ P Aditya Prakasa
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, di Markas Polrestabes Bandung, Selasa, 14 Januari 2020. Medcom.id/ P Aditya Prakasa

Petugas Gabungan Waspada Lima Titik Rawan Bencana

Nasional bencana alam
P Aditya Prakasa • 14 Januari 2020 14:24
Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Polrestabes Bandung, TNI, dan instansi terkait melakukan evaluasi kawasan rawan bencana. Evaluasi dilakukan sebagai antisipasi penanggulangan bencana di wilayah Kota Bandung.
 
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, mengatakan sejauh ini ada lima titik rawan bencana banjir dan longsor di Bandung yang menjadi perhatian.
 
"Kami beserta instansi terkait merumuskan langkah-langkah jangka pendek, terkait sinergitas antara TNI-Polri, maupun instansi lainnya untuk sama-sama melihat beberapa titik di rawan banjir," kata Irman di Markas Polrestabes Bandung, Selasa, 14 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Irman menjelaskan sebelumnya BMKG telah menginformasikan curah hujan yang terjadi saat ini. Selain itu Indonesia juga terkena dampak Badai Tropis Claudia yang terjadi di Australia.
 
"Informasi dari BMKG kalau sudah selesai badainya kemungkinan itu akan terjadi curah hujan kembali di Kota Bandung. Oleh karena itu, bilamana ada beberapa titik lokasi rawan banjir, akan kita hadapi bersama bagaimana cara antisipasinya," jelas Irman.
 
Irman mengatakan ada lima titik rawan bencana banjir dan longsor menjadi perhatian. Pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat agar meminimalisir terjadinya banjir.
 
"Titik rawan banjir itu ada lima titik, Pagarsih, Gedebage, Pasteur, Rancasari, Padasuka-Cicaheum, terutama aliran Sungai Citepus yah, dan longsor di sekitaran Cidadap. Nanti juga ada upaya sosialiasi kepada masyarakat terutama di titik rawan banjir, supaya informasi kepada masyarakat lebih cepat," ungkap Irman.
 
Untuk mengantisipasi bencana banjir, kata Irman, pihaknya juga akan dibantu oleh Brimob Polda Jawa Barat. Sebanyak 2 per tiga personil akan diturunkan di di wilayah Jawa Barat untuk siaga bencana alam.
 
"Dari Brimob nanti 2/3 kekuatan untuk Jawa Barat, tentu kami akan menyesuaikan kondisional, situasional apabila terjadinya bencana yang ada di Kota Bandung," pungkas Irman.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif