Almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dibawa menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dibawa menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Pemprov Jatim Sempat Agendakan Bertemu Habibie

Nasional bj habibie
Daviq Umar Al Faruq • 12 September 2019 13:55
Malang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebelumnya berkeinginan untuk meminta wejangan kepada Presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie beberapa waktu lalu. Namun, keinginan tersebut tak sempat terwujud karena Habibie sedang sakit dan tengah menjalani peawatan intensif.
 
"Saya jujur ada rencana untuk bertemu beliau (Habibie) dari beberapa waktu lalu. Tapi saya diminta merahasiakan bahwa beliau sebenarnya lagi dirawat," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak di Malang, Kamis, 12 September 2019.
 
Emil menuruti pesan dari Habibie untuk tidak menceritakan kepada siapapun perihal kondisinya tersebut. Namun, setelah ditunggu beberapa lama, perawatan Habibie ternyata tidak kunjung usai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya enggak nyangka bahwa kemudian ternyata kok (Habibie) enggak keluar-keluar dari perawatan. Jadi ini sebenarnya sudah agak lama dirawat Pak Habibie. Mungkin sudah lebih dari sebulan, beliau sudah berkenan untuk menerima kunjungan kami."
 
"Tapi akhirnya ternyata takdir berkata lain. Beliau harus berpulang," sambung Emil.
 
Mantan Bupati Trenggalek itu menjelaskan Pemprov Jatim memang sengaja ingin meminta wejangan kepada Habibie. Sebab, Habibie dinilai adalah seorang teknokrat yang berkapabilitas.
 
"Kita mau minta wejangan. Karena saya ingin Jawa Timur ini dibangun di atas landasan teknologi. Jadi siapa lagi yang paling tepat kalau bukan bertanya ke Pak Habibie," beber Emil.
 
Disisi lain, Emil meminta pemerintah Indonesia untuk mendukung penuh pengembangan pesawat R80. Pesawat tersebut merupakan mimpi dari Habibie yang belum tuntas hingga saat ini.
 
Habibie sangat menginginkan pesawat itu jadi karena letak geografis wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau. Sebab, jarak tempuh optimal pesawat tersebut adalah jarak pendek, yakni 500 kilometer.
 
"Project yang diteruskan oleh Ilham Habibie ini adalah pesawat yang cocok untuk lintas pulau, short distance travel. Jadi kita harap legacy itu kita dukung bersama, lanjut dan itu wujud kita untuk menghargai Almarhum Pak Habibie," pungkas Emil.
 
Habibie wafat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu, 11 September pukul 18.05 WIB. Habibie mengembuskan napas terakhirnya karena faktor usia dan gagal jantung.
 
Habibie dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, pada pukul 13.00 WIB. Ia dimakamkan tepat di sebelah makam sang istri, Ainun Habibie. Upacara pemakaman pun dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif