Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat sidak di  di SMP Negeri 3, jalan Baji Gau, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 16 Maret 2017.-MTVN/Aan--
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat sidak di di SMP Negeri 3, jalan Baji Gau, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 16 Maret 2017.-MTVN/Aan--

Pelajar Terlibat Narkoba, Sekolah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Nasional pendidikan narkoba pelajar
Andi Aan Pranata • 16 Maret 2017 11:47
medcom.id, Makassar: Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto meminta jajaran kepala sekolah agar menerapkan sistem pengawasan khusus terhadap para pelajar. Pengawasan sebagai bentuk perlindungan pelajar dari ancaman narkoba yang dianggap semakin merajalela.
 
Pernyataan Danny sapaan karib Ramdhan itu menyikapi terungkapnya kasus penyalahgunaan narkoba oleh pelajar di Makassar, Rabu lalu. Diketahui lima dari tujuh orang yang tertangkap berstatus siswa SMP serta SMA. Di antaranya bahkan ada yang bertindak sebagai penjual.
 
"Kita harus selamatkan anak-anak. Pihak sekolah harus jalankan sistem proteksi sebagai langkah antisipasi," kata Danny saat inspeksi mendadak di SMP Negeri 3, jalan Baji Gau, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 16 Maret 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pelajar di Makassar Terlibat Peredaran Sabu
 
Pada kunjungannya di sekolah, Danny mengumpulkan jajaran guru dan staf setempat. Dia juga sempat mengecek langsung kondisi ruang belajar siswa. Pada salah satu ruangan, dia memeriksa secara acak tas dan barang bawaan siswa.
 
Danny mengungkapkan sejumlah cara yang bisa ditempuh sekolah untuk mengawasi para pelajar. Misalnya menutup pagar selama jam belajar; memberlakukan satu pintu untuk keluar masuk; serta mengupayakan sidak secara acak setiap pekan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa ke sekolah.
 
"Tujuannya membuat anak-anak merasa terawasi. Tapi jangan sampai mereka terintimidasi. Keduanya hal yang berbeda," ujar Danny.
 
Menurut Danny, para pelajar tidak hanya mesti dilindungi dari bahaya narkoba. Namun juga ancaman lain seperti pornografi atau kekerasan. "Sebagai guru, kita bertanggung jawab mencegah mereka dari berbagai ancaman perusakan moral. Pemerintah tidak akan tinggal diam ," dia melanjutkan.
 
Ketua Komisi A bidang Pendidikan DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir, yang turut mengikuti sidak mengatakan, bahaya narkoba sudah menyerang sendi yang paling dalam di masyarakat, yakni anak-anak. Ibaratkan penyakit, menurut dia kondisi ini sudah tergolong akut. Perlu ada upaya khusus agar tidak semakin meluas.
 
"Instruksi wali kota sudah bagus. Selain itu, pendidiknya juga mesti diawasi. Jangan sampai mereka yang justru menjerumuskan," ujar Wahab.
 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif