Residivis Sabu Ditembak Mati di Tangerang
Tersangka DY ditangkap petugas. (Foto: Hendrik S)
Tangerang: Gembong narkoba jenis sabu, MG, ditembak mati polisi. MG mencoba melawan petugas menggunakan pisau, sehingga peluru bersarang di tubuhnya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan menuturkan, pengungkap bermula dari penangkapan tersangka DY di Kedung, Mauk, Tangerang, Banten. 

"Dari DY, kami sita 2,4 gram sabu. Dari pengakuannya, barang haram itu didapat dari seseorang bandar," ujar Harry di Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Kabupaten Tangerang, Senin 25 Juni 2018. 


Kemudian, pihaknya mengembangkan kasus dan mengarah ke tersangka MG. MG kemudian ditemukan di wilayah Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.  

Namun, saat hendak ditangkap. MG justru melawan menggunakan pisau dan vas. Petugas segera menembak MG. 

"Pelaku yang mencoba melawan petugas akhirnya kami berikan tindakan tegas, dengan sebelumnya tak mengindahkan peringatan polisi," kata Harry. 

Dari tersangka MG, polisi menyita sabu serat 300 gram. MG nyatanya adalah residivis. MG pun kerap mengedarkan sabu di wilayah Pakuhaji, Sepatan, dan Teluknaga. 

"Sementara, DY telah diamankan di Polsek Sepatan," jelas Harry. 

Atas perbuatannya, DY dijerat Pasal 114 jo Pasal 112 dan Pasal 132 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id