Ilustrasi / Medcom.id
Ilustrasi / Medcom.id

Korupsi Bansos Ponpes Kota Pasuruan, Plt Kepala Kantor Kemenag Ditahan

Nasional korupsi bansos kasus korupsi
Clicks.id • 19 Juni 2021 13:45
Pasuruan: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan, Jawa Timur, menahan Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan, Munif. Untuk kepentingan penyidikan, tersangka kasus korupsi itu dititipkan ke Lapas Kelas IIB Pasuruan.
 
Munif diduga terlibat kasus dugaan pemotongan dana bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk pondok pesantren (ponpes) dan madrasah diniyah (madin) se-Kota Pasuruan. 
 
"Dengan ditahannya Plt Kepala Kemenag Kota Pasuruan, MF saat ini sudah ada enam tersangka dugaan kasus pemotongan bantuan BOP Kemenag," jelas Kajari Kota Pasuruan, Maryadi Idham Khalid, Sabtu, 19 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan, penetapan tersangka setelah penyidik dari Kejari melakukan pengembangam kasus dan menemukan beberapa bukti yang memperkuat dugaan bahwa memang Munif terlibat dalam pemotongan BOP ponpes dan madin di Kota Pasuruan.
 
"Setelah alat bukti cukup, akhirnya penyidik memutuskan untuk menetapkan Plt Kepala Kemenag Kota Pasuruan menjadi tersangka dalam kasus ini," ucap Maryadi. 
 
Baca: Denpasar Terapkan Tes Swab di Tempat Keramaian
 
Sebelumnya, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, Wahyu Susanto mengatakan ponpes di Kota Pasuruan mendapatkan BOP sebesar Rp25 juta. Dana itu diduga dipotong 40 persen itu atau sebesar Rp10 juta dan ponpes hanya mendapat Rp15 juta.
 
Sementara untuk madin yang mendapat alokasi BOP sebesar Rp10 juta diduga dipotong 20 persen, sehingga menyisakan Rp8 juta.

 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif