Ilustrasi. Dok Antara.
Ilustrasi. Dok Antara.

Ratusan Rumah di Kutai Kartanegara Kaltim Terendam Banjir

Media Indonesia.com • 29 Agustus 2021 22:50
Kutai Kartanegara: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara melaporkan sebanyak 455 unit rumah terendam banjir. Hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu pagi, 28 Agustus pukul 08.00 WITA, memicu banjir yang terjadi di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
 
Banjir ini berdampak pada Desa dan Kelurahan di Dua Kecamatan wilayah administratif Kutai Kartanegara. Dua Kecamatan ini antara lain, Kecamatan Marangkayu meliputi Desa Makarti dan Kecamatan Samboja meliputi Kelurahan Margomulyo, Kelurahan Sei Seluang, Kelurahan Solok Api Darat, Kelurahan Amborowang Laut.
 
Hasil pemantauan menyebutkan, tinggi muka air pada saat terjadi banjir berkisar antara 20-100 sentimeter. Hal ini juga menyebabkan jalan poros Samarinda menuju Bontang tidak dapat dilintasi kendaraan. Kondisi terkini dilaporkan banjir sudah mulai berangsur surut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Banjir saat ini sudah berangsur surut," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara Sandi melalui sambungan telepon Minggu, 29 Agustus 2021.
 
Baca: Sejumlah Ruas Jalan Kota Samarinda Terendam Banjir
 
Upaya proses evakuasi terhadap warga juga telah dilakukan, namun warga memilih bertahan. 
BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama tim gabungan berkoordinasi dengan instansi terkait pendataan dan melakukan kaji cepat. 
 
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebutkan wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur masih berpotensi hujan ringan hingga Selasa, 31 Agustus 2021. 
 
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca yang memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Masyarakat juga dapat memantau informasi prakiraaan cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk. 

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif