Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau kondisi Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan. (Foto: ANTARA/Kutnadi)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau kondisi Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan. (Foto: ANTARA/Kutnadi)

Ganjar Minta Pantai Pekalongan Dibenahi dan Ditata

Nasional pariwisata daerah
Antara • 04 Januari 2020 09:57
Pekalongan: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta objek wisata Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan ditata dan dibenahi agar lebih cantik. Ia ingin Pantai Pasir Kencana menjadi destinasi unggulan di tingkat Jateng maupun nasional.
 
"Potensinya harus dikembangkan lagi, ditata kembali, perlu didesain ulang, sarana dan prasarana dibenahi, sampahnya disingkirkan terlebih dahulu agar tidak menyebabkan banjir rob yang menggenangi pemukiman warga sekitar," ujar Ganjar, melansir Antara, Sabtu, 3 Januari 2020.
 
Ia mengatakan penanganan banjir rob di daerah pesisir menjadi salah satu prioritas program kerja yang akan dilakukan oleh Pemprov Jateng.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap peran serta masyarakat bersama pemerintah tidak membuang sampah sembarangan seperti di pantai dan sungai namun dapat mengelola sampah tersebut dapat berguna lagi," katanya.
 
Ganjar menyakini jika peran serta masyarakat terwujud, potensi yang ada di pantai bisa dikembangkan lebih maju dengan menggandeng para pelaku industri kreatif. Pengembangan bisnis jasa juga dapat memaksimalkan potensi yang ada seperti membuka paket wisata.
 
"Jika kawasan wisatanya tertata cantik, satu spot saja menarik, akan didatangi oleh para wisatawan. Penataan wisata juga mudah mendongkrak perekonomian warga sekitar," ungkapnya.
 
Ganjar juga berpesan pada operator mesin pompa penyedot air agar merawat mesin itu dengan baik karena manfaatnya untuk fungsi kemanusiaan saat musim hujan.
 
"Saya mengimbau semua siaga jangan buang sampah ke sungai, tolong (mesin pompa) dikelola dengan baik, dan semua selokan di depan rumah dibersihkan. Ayo kita tanam bersama mumpung kita masih musim hujan jangan sampai nunggu setahun lagi, tanam pohon lebih banyak lagi," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif