Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Banjir, Tanah Longsor, dan Puting Beliung Intai Warga Demak

Nasional longsor bencana longsor bencana banjir
Mustholih • 18 November 2019 17:29
Semarang: Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, bersiaga menghadapi musim hujan. Diperkirakan, hujan akan mengguyur Kabupaten Demak secara intens mulai Desember 2019.
 
"Demak saat ini mulai masuk musim hujan. Tapi, hujannya belum merata. Demak baru akan hujan sekitar Desember," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Demak, M. Agus Nurgoho, usai mengisi diskusi di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 18 November 2019.
 
Agus menyatakan pada musim hujan, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung menjadi bencana yang kerap mengintai keselamatan warga. "Kami harapkan masyarakat segera adakan bersih-bersih sungai dari sampah, sehingga air bisa mengalir lancar dan tidak terhambat," ujar Agus menegaskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kata Agus, warga juga diminta untuk turut memeriksa tanggul-tanggul kritis. Sebab, tanggul yang dalam kondisi rusak berpotensi jebol apabila diterjang volume debit air yang melimpah.
"Warga juga diminta segera membuat sumur-sumur resapan untuk mengurangi volume air yang masuk ke sungai sekaligus untuk panen air," jelas Agus.
 
Menurut Agus, seluruh kecamatan di Kabupaten Demak masuk kategori rawan banjir. Sebab, Demak yang memiliki 14 kecamatan berada di zona rawan banjir.
 
Agus mengatakan Demak memiliki 14 sungai besar. Diperkirakan, daerah rawan banjir di Demak berada di daerah yang berada di sepanjang bantaran sungai-sungai besar tersebut.
 
"Potensi rawan banjir yang dekat-dekat sungai. Seperti Sungai Dumbo, Babon, Setu, dan Cabean," terang Agus.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif