Pesawat N250 rancangan BJ Habibie di Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Landasan Udara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, 21 Agustus 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Pesawat N250 rancangan BJ Habibie di Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Landasan Udara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, 21 Agustus 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Pengiriman Pesawat Rancangan BJ Habibie Alami Rintangan

Nasional bj habibie
Ahmad Mustaqim • 21 Agustus 2020 22:56
Yogyakarta: Pesawat N250 telah tiba di Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Landasan Udara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, 21 Agustus 2020. Dalam perjalanan, pesawat rancangan Almarhum Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie ini sempat alami sejumlah rintangan.
 
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma TNI Fajar Adriyanto, mengatakan pesawat tersebut dikirim dari Depohar 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung, Kamis, 20 Agustus 2020.
 
Ia mengatakan ukuran mobil trailer pengangkut pesawat yang sangat besar menjadi salah satu kendala. Selain memakan badan jalan lebih banyak, proses pengiriman juga terhambat saat melintas tol, seperti di tol Kalikangkung dan Banyumanik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena tidak cukup, ban trailernya kita kempesin, supaya turun beberapa sentimeter. Jalan dulu, habis selesai keluar dari pintu tol, dipompa lagi. Jadi itu yang bikin agak lama perjalanan di tol," kata Fajar saat dikonfirmasi.
 
Baca: Mengintip N250, Pesawat Pertama Buatan Habibie
 
Antusiasme warga di hampir sepanjang perjalanan juga menjadi salah satu masalah. Hampir setiap orang melintas mengabadikan momen itu. Setelah melewati proses itu, pesawat bisa tiba di Yogyakarta dengan selamat. Ia mengatakan pesawat datang dengan tanpa ada kerusakan apapun.
 
"Tiba sekitar saat adzan subuh, Alhamdulillah. Saat fajar datang, datang jam 04.30 pagi," jelas Fajar.
 
Pesawat tersebut selanjutnya akan dirakit ulang untuk dinikmati oleh pengunjung museum dan diperkenalkan sebagai saksi sejarah pesawat buatan anak negeri yang pernah diterbangkan pada 1995.
 
"Saat itu kita bisa produksi pesawat ini dan terbang pertama kali tahun 1995 pada perayaan 50 tahun Indonesia Merdeka," jelasnya.
 
Perakitan ulang pesawat akan rampung bulan ini. Selesai perakitan, Fajar mengatakan N250 Gatotkaca akan jadi koleksi ke 60 museum tersebut.
 
"Kita taruh paling depan (museum) sehingga seluruh masyarakat bisa melihat dan ini sebagai pertanda Bangsa Indonesia pernah jaya," ujarnya.

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif