Seorang warga binaan menata hasil produksi sapu lidi di Rutan Kelas IIB Wates Kulon Progo, Kamis, 21 Mei 2020. Dokumentasi/ Rutan Kelas IIB Wates
Seorang warga binaan menata hasil produksi sapu lidi di Rutan Kelas IIB Wates Kulon Progo, Kamis, 21 Mei 2020. Dokumentasi/ Rutan Kelas IIB Wates

Warga Binaan Rutan Kulon Progo Didorong Produktif Selama Pandemi

Nasional Virus Korona PSBB
Ahmad Mustaqim • 21 Mei 2020 17:55
Kulon Progo: Warga binaan Rumah Tahanan Kelas II Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, didorong produktif meski di tengah pandemi virus korona (covid-19). Mereka membuat sejumlah perkakas yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.
 
"Berbagai perkakas yang dibuat ada sapu lidi dan ijuk. Hasilnya dijual melalui pihak ketiga yang sudah bekerja sama," kata Kepala Rutan Kelas IIB Wates, Deny Fajariyanto, di Kulon Progo, Kamis, 21 Mei 2020.
 
Baca: Ratusan Warga Memadati Kantor POS Pembagian BLT di Bandung

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Deny mengatakan warga binaan memproduksi 300 sapu pada Rabu, 20 Mei 2020. 300 sapu itu terdiri dari 200 sapu lidi dan 100 sapu ijuk. Ia menyebut ada salah satu UMKM yang memasok bahan baku. Setelah sapu jadi, UMKM tersebut kembali menerima produk dan menjualnya.
 
"Kerja samanya sistem bagi hasil," ungkap Deny.
 
Menurut dia warga binaan telah mendapat sejumlah pelatihan yang diberikan Balai Latihan Kerja (BLK) Kulon Progo. Modal keterampilan dari pelatihan itu kemudian jadi bagian program pembinaan warga binaan.
 
Selain membuat sapu, warga binaan juga mendapat pelatihan menjahit, pertukangan, hingga pertanian. Ia menyebut sejumlah warga binaan telah membuat kusen untuk mendukung program bedah rumah yang diselenggarakan pemerintah setempat.
 
"Apa yang didapat dari pelatihan diaplikasikan dengan memproduksi, salah satunya sapu itu. Nantinya mereka bisa terus berkarya," ujarnya.
 
Salah satu warga binaan Rutan Kelas IIB Wates, Sugito, 50, mengatakan, pelatihan yang didapat sangat bermanfaat bagi penghuni rutan. Ia menilai ini bisa jadi modal setelah warga binaan selesai menjalani hukuman.
 
"Rencana kalau sudah bebas mau buat kusen. Jadi setelah bebas nanti bisa punya tabungan," pungkasnya.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif