Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoajro, Syaf Satriawarman
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoajro, Syaf Satriawarman

Pasien Positif Korona di Sidoarjo Meninggal

Nasional Virus Korona
Syaikhul Hadi • 26 Maret 2020 17:05
Sidoarjo: Satu dari lima pasien positif korona di Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal. Sedangkan keluarga dari pasien meninggal masih dirawat di ruang isolasi.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoajro, Syaf Satriawarman, mengatakan pasien dinyatakan meninggal pada Rabu malam, 25 Maret 2020. Pasien berusia 70 tahun itu sempat dirawat, usai tertular oleh anaknya yang baru pulang dari Malaysia.
 
"Ya, betul. Tadi malam langsung kita makamkan dari RS sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya, Kamis, 26 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syaf mengungkap sejumlah kendala terjadi saat pemakaman pasien covid-19 itu. Mulai dari saksi jenazah, proses pemakaman, penggunaan alat pelindung diri (APD) dan ambulans.
 
"Tadi kami rapat dengan DPRD Sidoarjo, harus ada gugus tugas yang menangani pemakaman pasien khusus covid-19. Misal, tempat pemakamannya di mana, petugasnya siapa saja, dan yang turun harus pakai apa saja, itu harus ada SOP-nya," jelasnya.
 
Baca:Depok Segera Aktifkan Kampung Siaga Covid-19
 
Dia mengaku ada beberapa pihak yang takut memakamkan jenazah pasien covid-19. Sehingga beberapa petugas RS, Dinas Kesehatan, Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji turun langsung untuk melakukan proses pemakaman.
 
"Banyak kendala yang terjadi di lapangan. Saking merasa takut, ini enggak mau, ini enggak mau, ya akhirnya petugas kita yang nangani. Karena keluarganya juga pasrah sama tim medis," tambahnya.
 
Hingga kini, tercatat empat pasien positif korona. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 40 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 33 orang.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif