Sedikitnya 14 korban luka akibat kegiatan unjuk rasa Penolakan Undang-Undang Omnibus Law pada Kamis (8/10) yang berakhir dengan ricuh (Foto: ANTARA/Abdul Fatah)
Sedikitnya 14 korban luka akibat kegiatan unjuk rasa Penolakan Undang-Undang Omnibus Law pada Kamis (8/10) yang berakhir dengan ricuh (Foto: ANTARA/Abdul Fatah)

14 Terluka dalam Aksi Tolak Omnibus Law di Ternate

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Antara • 09 Oktober 2020 12:54
Ternate: Kepolisian Daerah Maluku melalui Biddokkes Polda Maluku Utara (Malut) mencatat sebanyak 14 orang terluka akibat unjuk rasa penolakan Undang-Undang Omnibus Law pada Kamis, 8 Oktober 2020, yang berakhir dengan ricuh.
 
"Ke-14 korban tersebut terdiri dari delapan mahasiswa, satu orang wartawan, dan lima anggota Polri," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rodjikan, di Ternate, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Menurut dia, sebanyak 12 orang mengalami luka akibat terkena lemparan batu, satu orang terkena gas air mata karena memiliki riwayat penyakit asma, dan satu orang lemas karena terlambat makan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyampaikan bahwa untuk korban akibat demo tersebut sudah ditangani oleh Biddokes Polda Maluku Utara dan sudah dipulangkan sejak kemarin saat selesai dilakukan pemeriksaan dan perawatan.
 
Baca juga:Sri Sultan Minta Pedemo Anarkistis Ditindak Pidana
 
"Ini merupakan kesiapsiagaan personel Biddokkes Polda Malut dalam menangani korban luka akibat demo kemarin, terbukti dari semua korban bisa ditangani dengan baik dan cepat sehingga para korban bisa segera tertangani dan dipulangkan kerumah masing-masing," ujarnya.
 
Sementara itu, Polda Malut berhasil mengamankan sebanyak 28 mahasiswa yang unjuk rasa menolak pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR di berbagai titik Kota Ternate.
 
"Polisi mengamankan 28 peserta unjuk rasa yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut peran dari masing-masing orang apakah perusakan fasilitas umum, provokator, atau pelemparan kepada anggota Polri yang sedang melaksanakan pengamanan, untuk ke-28 orang tersebut diamankan di Polres Ternate," ungkap Adip.
 
Dari ke-28 orang tersebut kini yang diamankan yakni dengan inisial OA, MF, RP, SH, AI, IS, AH, HS, MS, R, Y, JT, ST, LRK, F, NA, AT, KA, MA, RL, FA, JR, MF, RRA, RL, HA, RWP dan yang terakhir inisial A yang merupakan perempuan.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif