Ilustrasi--Polisi menghentikan pengendara yang tidak mengenakan masker saat terjaring Operasi Yustisi Pencegahan Covid-19 di Ungaran.  (Foto: ANTARA/Aji Styawan)
Ilustrasi--Polisi menghentikan pengendara yang tidak mengenakan masker saat terjaring Operasi Yustisi Pencegahan Covid-19 di Ungaran. (Foto: ANTARA/Aji Styawan)

Warga Semarang Patuh Prokes Diganjar Sembako

Nasional Virus Korona Pencegahan Covid-19 Protokol Covid-19
Media Indonesia.com • 13 Oktober 2020 14:45
Semarang: Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, terus menggencarkan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). Bagi warga yang patuh, diberikan penghargaan berupa paket sembako.
 
Operasi yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama dinas dan instansi terkait di Kota Semarang, Selasa, 13 Oktober 2020, salah satunya di Jalan Kyai Saleh Semarang. Lokasi ini cukup banyak dilintasi warga.
 
Hasilnya ada puluhan warga dari mulai tukang becak, sopir angkot, tukang sayur, ojek online, dan karyawan swasta yang melintas dan beraktivitas di ruas jalan tersebut terjaring karena melanggar protokol kesehatan. Di antaranya tidak menggunakan masker, berkerumun tidak menjaga jarak, dan sebagainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Pembukaan Bioskop di Kota Bandung Dinilai Masih Riskan
 
Namun selain pelanggar, petugas gabungan juga memberikan penghargaan (reward) kepada belasan warga yang patuh dan taat terhadap protokol kesehatan. Jika pada operasi sebelumnya diberikan uang Rp50 ribu, hadiah saat ini yang diberikan kepada warga berdisiplin adalah paket sembako.
 
"Untuk mendisiplinkan warga kita tidak hanya menindak dan memberikan sanksi hukuman, tetapi juga memberikan penghargaan bagi yang tertib ikuti aturan protokol kesehatan," kata Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto.
 
Berdasarkan catatan, ada 15 orang yang mendapatkan paket sembako. Selain itu, ada 17 warga yang kedapatan tidak menggunakan masker dan mendapat sanksi.
 
"10 orang menyapu Pemakaman Umum Bergota dan tujuh orang disita KTP-nya," kata dia.
 
Langkah pemberian sanksi bagi pelanggar dan pemberian penghargaan bagi yang tertib ini merupakan upaya menekan penyebaran covid-19 agar Kota Semarang berada di zona hijau karena kedisiplinan warga.
 
"Kita akan terus lakukan inovasi untuk itu," ungkapnya. (Akhmad Safuan)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif