Petugas pemadam kebakaran dan anggota TNI berusaha memadamkan sisa api yang membakar ruangan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 90 Sipatana, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (22/11/2019). Kebakaran yang menghanguskan tujuh ruangan tersebut diduga akibat
Petugas pemadam kebakaran dan anggota TNI berusaha memadamkan sisa api yang membakar ruangan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 90 Sipatana, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (22/11/2019). Kebakaran yang menghanguskan tujuh ruangan tersebut diduga akibat

SDN 90 di Kota Gorontalo Terbakar

Nasional sekolah
ant • 22 November 2019 17:51
Gorontalo: Sebanyak tujuh bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 90 Sipatana di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo terbakar, Jumat, 22 November 2019. Selain gedung, sejumlah buku pelajaran, meja, kursi hingga sertifikat, dan rapor siswa juga ikut ludes.
 
Salah seorang guru sekolah itu, Rani Sabili mengaku kelas tiga yang menjadi kelas perwakilannya hangus dilalap api.
 
"Saya saat itu berada di ruang UKS karena sedang tidak enak badan, saat saya keluar api telah membesar dan masyarakat langsung bergegas menghubungi pemadam kebakaran," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan api telah membesar dan asal api berasal dari ruang Kepala Sekolah yang berada di
bagian belakang sekolah. "Kelas saya terbakar, buku pelajaran bahkan ijazah dan SK saya terbakar semua, beruntung saat kejadian semua siswa telah pulang karena sudah selesai jam belajar," ungkapnya.
 
Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Putra mengatakan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, api berasal dari ruang Kepala Sekolah.
 
"Api diduga berasal dari kipas angin, mungkin dari korsleting listrik namun demikian kami akan tetap melakukan penyelidikan lebih dalam," ujarnya.
 
Ia mengungkapkan jika penyelidikan tersebut dilakukan untuk melihat apa ada hal lain untuk memperkuat bukti dan keterangan saksi yang lain.
 
"Ruangan yang terbakar mulai dari ruang Kepala Sekolah, guru hingga kelas," kata dia.
 
Kapolres mengaku jika api cukup sulit dipadamkan karena angin yang bertiup cukup kencang namun pihaknya bersama petugas pemadam kebakaran dan TNI terus berusaha melakukan pemadaman.
 
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, para siswa telah kembali karena jam belajar telah selesai. Dan untuk kerugian material masih akan dihitung," ujarnya.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif