Ilustrasi--Warga menumpuk karung pasir sebagai tanggul sementara cegah banjir. (Foto: MI/Sumaryanto)
Ilustrasi--Warga menumpuk karung pasir sebagai tanggul sementara cegah banjir. (Foto: MI/Sumaryanto)

Permintaan Karung di Jepara Meningkat

Nasional penanggulangan bencana Mitigasi Bencana
Rhobi Shani • 06 November 2019 09:54
Jepara: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai kebanjiran permintaan karung-karung plastik. Karung tersebut akan diisi pasir guna membangun tanggul sementara sebagai antisipasi banjir jelang musim hujan.
 
Kepala BPBD Kabupaten Jepara Arwin Nor Isdiyanto mengatakan wilayah yang mengajukan permintaan karung plastik salah satunya Kecamatan Kalinyamatan. Permintaan karung bahkan mencapai 2.500 lembar.
 
“Kecamatan ini memang menjadi salah satu daerah rawan banjir di Jepara,” ujarnya, Rabu, 6 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guna menghadapi potensi bencana musim hujan, BPBD Kabupaten Jepara juga melakukan konsolidasi dengan kelompok relawan. Selain itu juga melakukan pengecekan logistik dan stok kebutuhan pokok dan makanan.
 
“Seluruh ketua organisasi relawan sudah kami kumpulkan untuk konsolidasi. Logistik juga sudah siap, ada di Dinas Sosial dan BPBD provinsi,” kata Arwin.
 
Menurut Arwin, sejak tiga hari lalu hujan deras mulai mengguyur sebagian besar wilayah Bumi Kartini. Hujan kerap turun pada malam hari dengan curah tinggi disertai angin kencang.
 
“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadi banjir, angin puting beliung, tananh longsor, dan ombak besar,” jelasnya.
 
Beberapa wilayah di Kabupaten Jepara rawan banjir di antaranya daerah yang dilewati alirasan sungai Serang Welahan Drainage (SWD) I dan SWD II. Di antarnya Kecamatan Kalinyamatan, Welahan, Pecangaan, dan Mayong.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif