Suasana Pelantikan 49 anggota DPRD Makassar di Jalan AP. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 9 September 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin   Attachments area
Suasana Pelantikan 49 anggota DPRD Makassar di Jalan AP. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 9 September 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin Attachments area

Anggota DPRD Makassar Batal Dilantik Karena Terlibat Narkoba

Nasional dprd pemerintah daerah makassar
Muhammad Syawaluddin • 09 September 2019 15:29
Makassar: Sebanyak 49 dari 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar terpilih dilantik. Satu anggota DPRD Makassar terpilih Rahmat Taqwa, saat ini ditahan oleh polisi lantaran terlibat kasus narkotika beberapa waktu lalu.
 
"Dengan selesainya pengucapan sumpah, anggota DPRD periode 2019-2024 segera melaksanakan tugasnya," kata, Ketua DPRD Makassar Sementara, Rudianto Lallo, sebelum menutup pelantikan di Kantor DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 9 September 2019.
 
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Selatan, sesuai dengan yang diusulkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, Anggota DPRD Kota Makassar yang terlibat kasus narkotika, Rahmat Taqwa, tak dilantik karena diperiksa kepolisian. Rahmat digantikan istrinya untuk menghadiri undangan dalam proses pelantikan.
 
Istri Rahmat Taqwa, Nurhayani, saat ditemui usai pelantikan di Kantor DPRD Makassar tak banyak menjawab pertanyaan, dia hanya mengatakan bahwa dirinya datang untuk memenuhi undangan yang ditujukan padanya.
 
"Saya cuma hadir (pelantikan) untuk memenuhi undangan. Lebih jelasnya silakan tanya ke partai," jelasnya.
 
Pelaksana Tugas Sekwan Kota Makassar, Andi Sadly, mengatakan hingga pelantikan hari ini nama Rahmat Taqwa masih ada. Nama, Rahmat pun tetap dibacakan sesuai dengan penetapan KPU Kota Makassar beberapa waktu lalu.
 
Hanya saja, Rahmat tak dilantik lantaran tidak hadir dalam proses pelantikan yang dilaksanakan ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan tersebut. Rahmat hanya diwakili istrinya, Nurhayani.
 
"Jadi dia belum sah menjadi anggota DPRD karena tidak mengucapkan janji," katanya.
 
Sadly, juga menjelaskan bahwa Rahmat Taqwa bisa dilantik meskipun saat ini masih menjalani proses hukum. Karena, nama kader dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut hingga saat ini tidak diganti.
 
"Tetap harus mengucapkan janji, seharusnya walaupun dia proses hukumnya sampai di mana, dia harus tetap mengucapkan janji, harus sumpah dan janji. Kecuali partai mengelurkan surat penggantian," jelasnya.
 
Sebelumnya, Rahmat Taqwa ditangkap oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar beberapa waktu lalu. Dia diringkus lantaran terlibat dalam kasus narkotika golongan satu jenis sabu
 
Saat ini, Rahmat Taqwa masih menjadi tahanan Polrestabes Makassar, untuk mendapatka pemeriksaan terhadap pelaku, sehingga, saat pelantikan Rahmat yang merupakan pengacara tersebut tidak hadir.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif