Warga mengambil dan mengumpulkan pasir sisa terjangan banjir bandang di Kampung Nunggul, Lebak, Banten. (Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas)
Warga mengambil dan mengumpulkan pasir sisa terjangan banjir bandang di Kampung Nunggul, Lebak, Banten. (Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas)

Biaya Urus Sertifikat Rusak Pascabencana di Banten Rp50 Ribu

Nasional banjir jakarta
Hendrik Simorangkir • 16 Januari 2020 15:17
Tangerang: Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten Andi Tantri Abeng mengatakan, warga yang ingin mengurus sertifikat tanah yang rusak atau hilang pascabencana dikenai biaya Rp50 ribu. Besaran dana itu hanya berlaku untuk pengurusan satu sertifikat.
 
"Kita sudah sosialisasi ke masyarakat yang terkena banjir. Kalau sertifikatnya rusak karena banjir bisa langsung minta surat pergantian ke kantor pertanahan. Bayar Rp50 ribu, bawa saja sertifikat yang rusak," ujarnya, Kamis, 16 Januari 2020.
 
Sebelum mengurus ke kantor pertanahan, khusus sertifikat hilang terbawa banjir maupun terkubur longsor harus lebih dulu melampirkan surat keterangan kehilangan. Andi berjanji tak akan mempersulit proses administasi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prosedur sertifikat pengganti karena hilang, harus membawa surat keterangan kehilangan. Kalau benar (sertifikat) hilang dan dia korban banjir, dia (akan) disumpah. Enggak ada yang dipersulit," jelasnya.
 
BPN Banten mengaku program percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut program sertifikasi tanah, pihaknya menargetkan penerbitan sertifikat untuk 358 ribu kavling tanah. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.
 
Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, berupa sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2018.
 
"Kita mulai membuka diri, agar program PTSL 2020-2023 dapat tercapai. Target tahun ini 358 ribu kavling," katanya.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif