Apel Kesiagaan Tanggap Bencana di Polresta Malang Kota, Senin, 6 Januari 2020. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
Apel Kesiagaan Tanggap Bencana di Polresta Malang Kota, Senin, 6 Januari 2020. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq

Ratusan Personel Gabungan di Malang Siaga Banjir

Nasional musim hujan
Daviq Umar Al Faruq • 06 Januari 2020 17:20
Malang: Ratusan personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi bencana banjir di wilayah Kota Malang, Jawa Timur. Personel gabungan ini terdiri dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, BPBD Kota Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang, PMI Kota Malang, Tim SAR, Brimob, dan relawan.
 
"Siaga masih terus mulai dari Januari sampai Februari. Karena perkiraan BMKG, curah hujan masih cukup tinggi sampai Februari nanti," kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata di Polresta Malang Kota, Senin, 6 Januari 2020.
 
Leonardus menjelaskan ada sekitar 800 personel gabungan yang disiagakan. Bencana yang diantisipasi mulai dari banjir, longsor hingga pohon tumbang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah perlengkapan dan peralatan pun juga disiapkan untuk mengantisipasi bencana. Salah satunya kendaraan yang dilengkapi dengan alat pemotong dan pompa air.
 
Leonardus menambahkan ada 100 ambulans yang disiagakan saat musim hujan ini. Ambulans ini dapat digunakan sewaktu-waktu saat terjadi bencana di Kota Malang.
 
"Personel juga siap 24 jam menerima menolong dan membantu apabila ada tempat-tempat yang butuh bantuan. Tapi kami berdoan supaya tidak ada apa-apa khususnya di Kota Malang," jelas Leonardus.
 
Selain itu sebanyak 26 rumah sakit juga bakal disiagakan sebagai rujukan pasien gawat darurat atau emergency saat musim hujan. "Rumah sakit ini tidak boleh menolak untuk nanti pasien-pasien yang emergency," ungkap Leonardus.
 
Polresta Malang Kota sendiri bakal mengadakan rapat koordinasi lanjutan dengan BPBD di wilayah yang berbatasan dengan Kota Malang. Sebab, Kota Malang sendiri berbatasan dengan sejumlah wilayah seperti Kota Batu dan Kabupaten Malang.
 
"Rakor lanjutan kaitan dengan sampah, debit air dan lain-lain yang mengarah ke Kota Malang," pungkas Leonardus.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif